DAK Disdik Pidie Rp 12 Miliar

Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie tahun 2019 yang dikirim pusat ke dinas hanya Rp 12 miliar

DAK Disdik Pidie Rp 12 Miliar
IST
IDHAMI, Kadisdik Pidie

* Lebih Rendah Dibandingkan Pijay

SIGLI - Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie tahun 2019 yang dikirim pusat ke dinas hanya Rp 12 miliar. Jumlah itu ternyata lebih rendah dibandingkan kabupaten tetangga, Pidie Jaya (Pijay) sebesar Rp 22 miliar.

Hal itu seiring Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dibuat sejumlah kepala sekolah dikirim ke pusat ditengarai bermasalah, sehingga tidak sesuai fakta saat tim Kemendibud temukan saat memverifikasi ke lokasi. “Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan Kabupaten Pidie Jaya yang menerima Rp 22 miliar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pidie, H Idhami SSos MSi.

Dia menyatakan hal tersebut seusai membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bambi, Pidie, Senin (4/3). Dia menyatakan seharusnya Pidie yang memiliki jumlah SD sebanyak 278 unit mendapat lebih besar dibandingkan Pijay yang memiliki jumlah SD lebih sedikit dibandingkan Pidie.

Dikatakan, dirinya menelusuri penyebab DAK Pidie lebih rendah, saat datang ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jakarta. “Hasilnya, saat periksa di sana, ternyata masih banyak dapodik dibuat tidak sesuai fakta dan bukti telah diperlihatkan pada saya oleh pihak Kemendikbud,” ungkap Idhami dengan nada heran.

DAK Pidie tahun 2014 mencapai Rp 19.074.539.000 dan 2013 sebanyak Rp 24,384 miliar. Maka itu, Kadisdik Pidie saat membuka OSN di Gedung SKB Bambi kemarin mengimbau para kepsek supaya melaporkan Dapodik sesuai fakta, seperti sekolah yang kekurangan ruangan belajar, sehingga ruang belajar dibagi jadi ruangan kantor.

Dia menjelaskan setelah dikirim laporan ke Dapodik, tim Kemendikbud turun mengecek ke lokasi. “Nah saat dicek ternyata ditemukan laporan yang dikirim tidak sesuai fakta,” terang Kadisdik Pidie. Di sisi lain, dia berpesan kualitas pendidikan harus ditingkatkan.

“Saya ingin ada perubahan 100 persen di bidang pendidikan dari sisi pelajaran, moral dan kualitas guru, murid dan kepala sekolah,” katanya. Sedangkan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten di gedung SKB Bambi, Pidie diikuti 36 murid SD dari empat gugus.

Dimana satu gugus empat wilayah sekolah dan mereka merupakan para juara OSN di level gugus dan kecamatan masing-masing. Idhami berpesan supaya peserta dapat mengikuti perlombaan ini dengan maksimal. “Even ini untuk menunjukkan kemampuan dalam bidang studi yang dilombakan,” pesan Idhami.

Sementara OSN memperlombakan mata pelajaran Matematika dan IPA dengan waktu ujian diatur sesuai prosedur. “Peserta yang menang akan mewakili Pidie ke OSN tingkat Provinsi di Banda Aceh,” demikian Kadisdik Pidie, H Idhami.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved