Tersangka Terlibat Kasus Sabu

Tersangka kasus 1 ton minyak olahan, Zainal (32) ternyata juga terlibat dalam sabu-sabu

Tersangka Terlibat Kasus Sabu
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Pasutri Ditangkap Bersama 1 Ton Minyak Olahan

LHOKSUKON – Tersangka kasus 1 ton minyak olahan, Zainal (32) ternyata juga terlibat dalam sabu-sabu. Sehingga, warga Syamtalira Baru, Aceh Utara sedang menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kuala Simpang.

Karena itu, pelimpahan pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi tersangka dalam kasus minyak olahan dari Polres Aceh Utara ke Kejari setempat, harus menunggu putusan Pengadilan Negeri Kuala Simpang. Sedangkan istri tersangka Zainal, Linda (37) warga Aceh Tamiang dikenakan wajib melapor. Apalagi, dia baru saja melahirkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Zainal bersama istrinya, Linda ditangkap polisi saat membawa satu ton minyak tanah olahan di kawasan Simpang Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada 6 November 2018. Minyak olahan diangkut dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam, dan rencananya akan dijual ke Banda Aceh.

“Kita sudah mendapat pemberitahuan dari jaksa sepekan yang lalu. Berkas kasus yang kita limpahkan sebelumnya sudah dinyatakan P21-- lengkap setelah jaksa meneliti berkas tersebut--,” ungkap Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezi Kholiddiansyah kepada Serambi, Senin (4/3).

Namun, untuk pelimpahan terhadap kedua tersangka pasutri ke jaksa, penyidik harus menunggu adanya putusan pengadilan yang inkracht (berkekuatan hukum tetap) terhadap tersangka Zainal. Hingga saat ini, proses kasus narkoba yang menjerat Zainal sudah masuk persidangan di PN Kuala Simpang.

Ditambahkan, jika nantinya kasus narkoba yang menyeret Zainal sudah inkracht, pihaknya akan menjemputnya bersama istri untuk pelimpahan tahap kedua dalam kasus minyak olahan ilegal ke jaksa. Untuk proses hukuman tersangka kemungkinan bisa dijalani di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Lhoksukon.

Untuk merampungkan berkas itu, penyidik sudah memintai keterangan saksi ahli Parlagutan Tambunan MH, Kasubbag Pertimbangan dan Bantuan Hukum Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Jakarta. Selain itu, penyidik juga sudah menerima hasil uji dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Medan, Sumatera Utara.

Istri tersangka Zainal, Linda tidak ditahan dalam kasus tersebut. Namun, kata Kasat Reskrim Polres, untuk tersangka Linda diwajibkan melapor setiap pekannya ke Mapolres Aceh Utara. Sedangkan untuk Zainal tidak diwajibkan melapor karena sedang menjalani proses hukum dalam kasus lain dan ditahan. “Tersangka tidak ditahan karena ancaman kasus itu di bawah lima tahun penjara,” katanya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved