Dinilai Langgar UU ITE, Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet Ditangkap Polisi

Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat mengatakan, polisi mendatangi rumah Robet sekitar pukul 00.15, lalu membawanya ke Mabes Polri.

Dinilai Langgar UU ITE, Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet Ditangkap Polisi
Youtube Jakartanicus Via Kompas.com
Aktivis yang juga akademisi Robertus Robet saat menyampaikan orasi pada aksi Kamisan, 28 Februari 2019. 

Dinilai Langgar UU ITE, Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet Ditangkap Polisi

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet dikabarkan ditangkap tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Kamis (7/3/2019) dini hari.

Robert juga dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia, sahabat aktivis Rocky Gerung.

Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat mengonfirmasi informasi tersebut.

Ia mengatakan, polisi mendatangi rumah Robet sekitar pukul 00.15, kemudian membawanya ke Mabes Polri.

"Pada 7 Maret 2019 sekitar pukul 00.15 pihak Kepolisian mendatangi rumah Robertus Robet dan membawanya ke Markas Besar Kepolisian untuk proses penyidikan," ujar Papang melalui pesan singkat, Kamis (7/3/2019) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca: Rocky Gerung Dianggap Hina KH. Agus Salim, Hanum Rais Beri Tanggapan

Menurut Papang, berdasarkan surat dari kepolisian, Robet dijerat Pasal 45 A ayat (2) jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Robet diduga telah melakukan penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat berdasarkan SARA, berita hoaks, atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum.

Tindak pidana tersebut diduga dilakukan Robet saat berorasi di Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 mengenai dwifungsi ABRI.

Dalam orasinya itu, Robet menyanyikan lagu yang sering dinyanyikan mahasiswa pergerakan 1998 untuk menyindir institusi ABRI.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved