Pemilu 2019

Panwaslih Temukan Dua WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap di Aceh

Pencoretan itu dilakukan, kata Marini, karena kedua WNA ini belum beralih status kewarganegaraan.

Panwaslih Temukan Dua WNA Masuk Daftar Pemilih Tetap di Aceh
SERAMBINEWS.COM/IST
Staf KIP Aceh Tenggara melakukan verifikasi faktual kepada Ingrid Wilhelmia Maria, warga negara Belanda yang sebelumnya masuk dalam DPT Aceh Pemilu 2019 di kediamannya di di Kampung Melayu Gabungan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menemukan adanya dua warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Aceh Pemilu 2019.

Kedua WNA ini bernama Ingrid Wilhelmia Maria, warga negara Belanda yang selama 20 tahun terakhir menetap di Kampung Melayu Gabungan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.

Baca: Link Live Streaming QF All England 2019 - Tiga Wakil Indonesia Main Berturut-turut Mulai 17.00 WIB

Baca: Ustadz Abdul Somad Tausiyah Sabtu Malam di Lapangan Meriam Sipoli

Baca: Uya Kuya Biayai Umrah Ayah yang Viral Karena Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Satu lagi bernama Chen Hsin Hao, warga negara Taiwan. Dia sudah dua tahun menetap di Peunayong, Banda Aceh.

Informasi itu disampaikan Anggota Panwaslih Aceh, Marini kepada Serambinews.com, Jumat (8/3/2019).

“WNA dari Belanda sudah tujuh tahun tinggal di sana (Aceh Tenggara) dan sudah pernah menikah dengan orang Aceh. Muslim dia dan selama ini mengajar Bahasa Inggris,” kata Marini.

Namun kedua nama WNA tersebut sudah dicoret dari daftar.

Pencoretan itu dilakukan, kata Marini, karena kedua WNA ini belum beralih status kewarganegaraan.

Marini mengaku aneh ketika mereka masuk DPT, artinya mereka mengantongi KTP elektronik sebagai syarat memilih.

Karena itu, Panwaslih merekomendasikan kepada KIP Aceh untuk mencoret dua WNA yang masuk DPT tersebut.

“Informasi ini kita terima dari kawan-kawan kabupaten sekitar empat hari lalu,” ungkap dia.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved