Siswi Paya Bakong Dibawa Kabur

Siswi kelas dua asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara berinisial WT (17) dilaporkan dibawa kabur seorang pria yang belum

Siswi Paya Bakong Dibawa Kabur
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Bersama 5 Mayam Emas dan Sepmor

LHOKSUKON – Siswi kelas dua asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara berinisial WT (17) dilaporkan dibawa kabur seorang pria yang belum diketahui identitasnya pada Selasa (5/3) sore. Kasus ini sudah dilaporkan orang tua korban kepada ke polisi, Rabu (6/3).

Ketika menghilang, siswi itu juga membawa kabur lima mayam emas milik orang tua bersama surat, serta sepeda motor (sepmor) jenis Scoopy dengan Buku Pemilik Kenderaan Bermotor (BPKB), dan baju.

Informasi yang diperoleh Serambi, pada Selasa (5/3) pagi, siswi ini pergi ke sekolah seperti biasanya dengan menggunakan sepeda motor. Namun, sampai sore hari belum juga pulang ke rumah. Awalnya, orang tua korban mengira kalau anaknya pergi ke tempat temannya.

Namun, pada Rabu (6/3), orang tua korban juga pergi ke sekolah untuk menanyakan keberadaan anaknya. Tetapi, pihak sekolah menyebutkan, kalau pada hari Selasa korban tidak masuk ke rumah sekolah. Kemudian, pihak keluarga menghubungi ke nomor handphone WT, tapi tidak diangkatnya.

Bahkan, ketika dihubungi kembali nomor handphone siswi tersebut sudah tidak aktif lagi. Pihak keluarga juga sudah berusaha mencari nomor handphone pria yang diduga membawa kabur WT. Ketika dihubungi juga tidak diangkat. Selanjutnya, handphone pria itu kemudian juga dinonaktifkan. Karena itu, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Benar, kemarin kita sudah menerima laporan terkait kabur seorang siswi dari rumahnya. Ia menghilang dengan menggunakan sepmor bersama buku BPKB. Selain itu, emas lima mayam milik orang tuanya juga bersama surat,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Paya Bakong, Ipda Pujianto kepada Serambi, Kamis (7/3).

Untuk menindaklanjuti kasus itu, petugas sudah memintai keterangan orang tua siswi sebagai pelapor. “Kecuali membawa sepmor dan emas, berdasarkan keterangan orang tuanya, siswi itu juga membawa tiga stel baju selain seragam sekolah,” pungkas Kapolsek Paya Bakong.

Kapolsek Paya Bakong, Ipda Pujianto kepada Serambi juga menyebutkan, pihaknya masih mendalami apakah kabur siswi tersebut juga melibatkan pihak lain atau tidak. Karenanya, kasus ini masih terus diselidiki. “Kita masih selidiki keberadaan siswi kelas dua itu. Namun, hingga kemarin belum diketahui keberadaanya,” ujar Kapolsek Paya Bakong, Ipda Pujianto yang mengimbau kepada siswi itu supaya segera pulang ke rumahnya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved