40.000 Warga Palestina Melaksanakan Shalat Jumat di Tengah Pengamanan Militer Israel

Kemudian, mereka menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980-an dalam langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

40.000 Warga Palestina Melaksanakan Shalat Jumat di Tengah Pengamanan Militer Israel
BBC
Ribuan umat muslim melakukan ibadah di kompleks masjid Al Aqsa. 

SERAMBINEWS.COM - Kota Tua Yerussalem secara tidak resmi telah jatuh ke tangan Israel, dan kini kawasan ini dalam penjagaan ketat oleh militer Israel.

Baru-baru ini pasukan Israel juga telah meningkatkan keamanan di sekitar Kota Tua Yerussalem menyusul ketegangan di sekitar Aula doa Bab Al-Rahma di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Menurut Al Jazeraa bahwa sekitar 40.000 jemaah melakukan sholat jumat pada Jumat (8/3), namun 140 lainnya dilarang oleh pasukan Israel untuk mengakses situs tersebut.

Meski demikian, suasananya relatif tenang dan tidak ada kerusuhan sama sekali.

Baca: Barang di Sekitar Kita yang Juga Mengandung Plastik, Termasuk Pembalut Wanita

140 orang yang dilarang masuk ke kompleks tersebut antara lain adalah ulama senior Wakaf.

Penutupan 'Gerbang Belas Kasihan'

Menurut sumber yang sama, otoritas Israel menutup aula doa yang dikenal dengan sebutan 'Gerbang Belas Kasihan' atau disebut juga dengan 'Gerbang Emas'

Pada tahun 2003 mereka mengklaim melakukan kegiatan yang terkait erat dengan Hamas, karena menurut Israel digolongan sebagai kelompok teroris.

Baca: Fakta Zul Zivilia Terjerat Kasus Narkoba, Kini Sang Vokalis Band Terancam Hukuman Mati

Februari lalu, polisi Israel kembali menutup gerbang logam menuju Bab-al Rahma dengan rantai terkunci, yang diindikasikan oleh warga Palestina untuk membagi kompleks masjid antara warga Palestina dan orang Yahudi.

Namun, situs tersebut kembali dibuka untuk pertama kalinya sejak 16 tahun dan ratusan orang telah berdoa di situs tersebut.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved