Nova Enggan Tanggapi Kisruh ASN di Subulussalam

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT enggan menanggapi persoalan surat Mendagri RI

Nova Enggan Tanggapi Kisruh ASN di Subulussalam
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR
Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham melakukan apel perdana bagi seluru aparatur sipil negara di halaman kantor bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (23/10) pagi. 

SUBULUSSALAM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT enggan menanggapi persoalan surat Mendagri RI termasuk suratnya ke Wali Kota Subulussalam menyangkut mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu yang memicu kekisruhan. Nova yang dicegat sejumlah wartawan, Selasa (5/3) lalu, mengarahkan Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG untuk menjelaskan masalah tersebut.

Nova hadir ke Subulussalam dalam rangka peresmian Masjid Agung di sana. Momen itu pun dimanfaatkan para awak media meminta tanggapannya soal kisruh mutasi ASN di Pemko Subulussalam. Wartawan menanyakan masalah itu mengingat beberapa waktu lalu, Wali Kota Subulusalam, Merah Sakti membantah sudah menerima surat dari gubernur. “Tanyakan soal masjid aja, kalau ini jangan atau tolong jelaskan Pak SAG ya,” ujar Gubernur Nova mengarahkan media ke jubirnya.

Sementara itu, Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani alias SAG yang menghubungi wartawan pascakunjungan Gubernur Nova ke Masjid Agung Subulussalam menjelaskan, jika dalam surat Mendagri RI Nomor 800/9674/OTDA tanggal 11 Desember 2018 sudah cukup detail. Untuk itu, kata SAG, Plt Gubernur Aceh hanya meneruskan apa yang diminta Mendagri kepada wali kota serta meminta laporan disampaikan kembali. “Tetapi mengapa itu belum dilakukan sampai saat ini, mungkin ada persolan teknis atau lainnya,” jelasnya.

Menurut SAG, yang paling tahu kendala masalah tersebut adalah Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti dan Plt Gubernur Aceh hanya menunggu laporan wali kota. Ditanyai apakah surat gubernur mengikat yang harus dilaksanakan atau sekadar formalitas, SAG menjawab, wali kota harus menindaklanjutinya.

“Apa yang di surat Mendagri itulah harusnya ditindaklanjuti Wali Kota Subulussalam. Jika tidak dilaksanakan, pihak-pihak yang dirugikan terutama pejabat struktural yang dimutasi tidak sesuai ketentuan perundang-undangan bisa melaporkan kepada Mendagri dan Gubernur,” tegas SAG.

Selain itu, tukasnya, para ASN juga dipersilakan melaporkan kembali ke Gubernur Aceh agar nanti dilanjutkan ke Mendagri. “Pejabat yang dimutasi dan tidak diperlakukan layaknya sesuai undang-udang maka dapat kembali melaporkan ke Mendagri melalui Gubernur atau langsung ke Mendagri,” ucapnya.(lid)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved