Rupiah Loyo Sepekan Kemarin, Bagaimana Pekan Depan?

Penguatan dollar diperkirakan masih akan terus berlanjut, apalagi jika hasil data tenaga kerja AS terbaru lebih baik dari proyeksi pasar

Rupiah Loyo Sepekan Kemarin, Bagaimana Pekan Depan?
Warta Kota/Hendry Lopulalan
Mata uang rupiah dan dollar AS 

SERAMBINEWS.COM - Nilai tukar rupiah kembali loyo terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS).

Mata uang Garuda tertekan sejumlah faktor eksternal.

Mengutip Bloomberg, Jumat (8/3/2019) rupiah pasar spot melemah 1,21% ke Rp 14.314 per dollar AS.

Dalam sepekan rupiah tercatat melemah 1,37%.

Baca: Kisah Pasukan Kostrad Lakukan Serangan ke Kampung Pareh Malaysia, Buat Pasukan Elite Inggris Mundur

Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto mengatakan berbagai kondisi eksternal menjadi penyebab lemahnya fundamental rupiah di perdagangan.

Pertama dia bilang pasca keputusan European Central Bank (ECB) kemarin.

Bank Sentra Eropa akan meninjau kembali mengenai kenaikan suku bunganya.

"Karena itu, penguatan dollar diperkirakan masih akan terus berlanjut, apalagi jika hasil data tenaga kerja AS terbaru lebih baik dari proyeksi pasar," ucap Myrdal kepada Kontan.co.id.

Myrdal menilai bahwa dollar memang masuk dan tren menguat.

Baca: Dipandu Ustad Abdul Somad, KNPI Subulussalam Berikrar Lawan Narkoba

Pasalnya, berkaca pada tahun lalu, periode Maret merupakan momen penguatan kembali untuk dollar AS.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved