Warga Lamteumen Barat Banda Aceh Bersihkan Tempat Persembunyian Babi Liar

pembersihan hutan tersebut kebutuhan mendesak karena selama ini babi liar sudah sangat meresahkan warga

Warga Lamteumen Barat Banda Aceh Bersihkan Tempat Persembunyian Babi Liar
FOR SERAMBINEWS.COM
Puluhan warga Dusun Blang Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh Minggu (10/3/2019) melakukan gotong royong membersihkan hutan yang selama ini sudah menjadi tempat persembunyian babi liar 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan warga Dusun Blang Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh Minggu (10/3/2019) melakukan gotong royong membersihkan hutan yang selama ini sudah menjadi tempat persembunyian babi liar.

"Gotong royong yang kami lakukan ini atas dasar instruksi Camat Jaya Baru melalui keuchik/kepala Gampong Lamteumen Barat yang selanjutnya saya teruskan ke warga untuk melaksanakannya," ujar Kadus Blang T Reza Furqan disela-sela Gotong Royong sebagai mana dilaporkan dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Minggu (10/3/2019).

Baca: Hasil Liga Spanyol - Barcelona Kembali Jauhi Atletico Madrid di Papan Klasemen

Puluhan warga Dusun Blang Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh Minggu (10/3/2019) melakukan gotong royong membersihkan hutan yang selama ini sudah menjadi tempat persembunyian babi liar
Puluhan warga Dusun Blang Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh Minggu (10/3/2019) melakukan gotong royong membersihkan hutan yang selama ini sudah menjadi tempat persembunyian babi liar (FOR SERAMBINEWS.COM)

Menurut T Reza Furqan, sebenarnya Gotong Royong dianjurkan dilaksanakan membersihkan sekitar rumah masing-masing saja.

Namun, sebagian warga atas inisiatif sendiri ada yang membersihkan hutan yang selama ini sudah jadi tempat persembunyian babi liar.

"Hanya sebagian saja yang berhasil dibersihkan karena terbatas peralatan yang dimiliki disamping minimnya anggota masyarakat yang bergotong royong," ujar T Reza Furqan yang akrab disapa Popon.

Baca: Zidane Bersedia Kembali ke Real Madrid, Jika Klub Datangkan Pemain Ini

Untuk itu agar hutan ditanah milik warga yang sudah ada sejak pasca tsunami 26 Desember 2004 tersebut dapat dibersihkan semua harus ada kepedulian dari Pemko Banda Aceh dengan cara mengerahkan para petugas dan peralatan secukupnya termasuk alat berat.

Ia menambahkan, pembersihan hutan tersebut kebutuhan mendesak karena selama ini babi liar sudah sangat meresahkan warga.

Terbukti kalau malam hari babi-babi tersebut bebas berkeliaran dan menganggu tanaman milik warga setempat.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved