KIP Abdya Temukan Surat Suara Pilpres Rusak, Ini Jumlahnya

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan puluhan kertas suara calon presiden dan wakil Presiden rusak.

KIP Abdya Temukan Surat Suara Pilpres Rusak, Ini Jumlahnya
KPU
Surat suara Pilpres 2019. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan puluhan kertas suara calon presiden dan wakil Presiden rusak.

Puluhan surat suara rusak itu ditenukan saat petugas melakukan penyortiran di Aula KIP Abdya.

Informasi yang diterima Serambinews.com, bahwa jumlah surat suara capres dan cawapres mencapai 81 lembar.

Bukan saja kertas surat suara capres dan cawapres yang rusak, kertas surat suara untuk calon anggota DPRK Abdya, juga ditemukan rusak saat penyortiran.

Baca: 3.025 Kertas Surat Suara Rusak

Baca: VIDEO - Komisi Independen Pemilihan Aceh Jaya Mulai Sortir Surat Suara Pemilu 2019

Baca: KIP Langsa Mulai Lipat Surat Suara

Jumlahnya surat suara yang rusak mencapai 50 lembar.

Kerusakan surat suara itu bermacam-macam, ada kerusakan terjadi akibat pinggir kertas suara yang robek, bercak tinta dan tulisannya berbayang atau tidak jelas.

Dari tiga daerah pemilihan (Dapil) DPRK Abdya itu, suara rusak paling banyak adalah Dapil I yang meliputi Kecamatan Susoh, Blangpidie dan Kecamatan Jeumpa surat suara rusak sebanyak 23 lembar.

Sementara, surat suara rusak untuk Dapil II yang meliputi Kecamatan Setia, Tangan-Tangan, Manggeng dan Kecamatan Lembah Sabil ditemukan sebanyak 18 lembar.

Dapil III yang meliputi Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot jumlah surat suara yang rusak sebanyak 9 lembar.

Sementara, surat suara untuk pemilihan calon Anggota DPRA, DPD dan DPR-RI hingga saat ini masih dilakukan penyortiran.

Ketua KIP Abdya, Sanusi SPd melalui Kasubbag Logistik KIP Abdya, Mahrizal SE saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada surat suara yang rusak.

"Iya betul, ada surat suara yang rusak. Jumlahnya, 81 lembar surat suara Pilpres dan 50 lembar Pileg DPRK Abdya," ujar Kasubbag Logistik KIP Abdya, Mahrizal SE kepada Serambinews.com.

Ia mengaku persoalan itu juga diketahui oleh Panwaslih dan pihak polisi yang mengawal setiap hari proses penyortiran yang dilakukan oleh petugas. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved