Ada Puluhan Bom yang Dirakit Abu Hamzah Terduga Teroris di Sibolga, 4 Bom Dibawa Istrinya

"Dari hasil pengakuan pelaku AH itu ada sekitar puluhan bom yang sudah terakit. Yang aktif dan dibawa istrinya sekitar empat bom."

Ada Puluhan Bom yang Dirakit Abu Hamzah Terduga Teroris di Sibolga, 4 Bom Dibawa Istrinya
ANTARA FOTO/JASON GULTOM VIA KOMPAS.COM
Personel kepolisian berjaga di lokasi terjadinya ledakan yang diduga bom saat penggerebekan terduga teroris di kawasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Pancuran Bambu, Sibolga Sambas, Kota Siboga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019). Ledakan diduga terkait pengangkapan terduga pelaku terorisme berinisial Hu alias AH di Sibolga, Sumut oleh Densus 88 Mabes Polri. 

Ada Puluhan Bom yang Dirakit Abu Hamzah Terduga Teroris di Sibolga, 4 Bom Dibawa Istrinya

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Terduga teroris Husain alias Abu Hamzah disebut telah merakit puluhan bom.

Abu Hamzah ditangkap tim Densus 88 Anti-Teror Polri di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, ada empat bom aktif yang dibawa istri Abu Hamzah.

"Dari hasil pengakuan pelaku AH itu ada sekitar puluhan bom yang sudah terakit. Yang aktif dan dibawa istrinya sekitar empat bom," kata Dedi seperti dikutip dari Kompas.com.

Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019)
Polisi mengamankan pelaku teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019) (Kolase Via Tribun Medan)

Pernyataan itu disampaikan Dedi dalm konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019).

Selain itu, Dedi mengungkapkan, ditemukan pula bahan baku untuk merakit bom seperti potasium.

Bom tersebut, katanya, diduga akan digunakan untuk menyerang aparat keamanan.

"Yang jelas dia akan melakukan tindakan amaliyah dengan sasaran aparat keamanan," ujar dia.

Baca: Bom di Sibolga, Istri dan Anak Terduga Teroris Tewas Ledakkan Diri, Polisi Sebut Lokasi belum Steril

Dalam proses perakitan, polisi menduga AH melakukannya bersama rekannya yang sedang dalam proses penyelidikan.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved