Jokowi Diminta Copot Sofyan Djalil

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI (BPN RI), Sofyan Djalil diminta menyelesaikan

Jokowi Diminta Copot Sofyan Djalil
SERAMBINEWS.COM/IST
Taf Haikal dan Sofyan Djalil 

* Jika tak Selesaikan Sengketa Lahan di Aceh

BLANGPIDIE - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI (BPN RI), Sofyan Djalil diminta menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi di Aceh. Jika itu tidak mampu dilakukan, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk mencopot menteri asal Aceh tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Bappilu Partai NasDem Aceh, Taf Haikal saat menggelar ‘kopi bareng’ dengan Ketua KNPI Abdya, Afzal dan jajarannya di AW Kopi Blangpidie, Rabu (13/3).

“Penyelesaian ini harus dilakukan sebagai wujud dan komitmen Pak Presiden dalam melakukan reformasi agraria,” ujar Taf Haikal. Jika tidak segera diselesaikan, tukas dia, maka Presiden Joko Widodo harus segera mencopot menteri asal Aceh tersebut. Pasalnya, selama Sofyan Djalil menjabat sebagai Kepala BPN RI banyak persoalan tanah dan sengketa lahan di Indonesia, khususnya di Aceh tidak terselesaikan dengan baik.

Bahkan, lanjutnya, dari sejumlah kasus sengketa lahan di Aceh, terutama di Pantai Barat Selatan Aceh, selalu merugikan rakyat. “Salah satu contoh, persoalan HGU PT Cemerlang Abadi yang sudah berakhir izinnya Desember 2017 lalu. Namun, hingga saat ini tidak ada kejelasan akan dikembalikan kepada masyarakat, bahkan terkatung-katung,” ungkap Taf Haikal yang juga Juru Bicara Kaukus Barat Selatan Aceh itu.

Hal senada disampaikan oleh Ketua KNPI Abdya, Afzal. Ia menilai Menteri Sofyan Djalil tidak memiliki komitmen dalam mendukung program Presiden Jokowi dalam hal reformasi agraria. “Ini sangat kita sayangkan, seperti kasus PT CA yang tak ada kejelasan dan saya sangat sepakat kalau Menteri Sofyan Djalil ini dicopot dan diganti dengan sosok yang mendukung program Presiden,” tandasnya.

Pasalnya, beber Afzal, saat rapat di BPN RI, Sofyan Djalil berjanji kepada Bupati, anggota DPRK, dan masyarakat Abdya, kalau BPN tidak akan mengeluarkan surat perpanjang izin PT CA itu sebelum 2019. “Ini sudah masuk Maret, tapi janji Pak Sofyan tidak kunjung terealisasi, sehingga sangat layak dicopot,” tegasnya.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved