Kisah Sakinah, Bocah Imigran Afganistan di Manado, Hidup Menumpang hingga Jajan dari Pemberian Orang

Sakinah adalah adik dari Sajjad, imigran asal Afganistan yang meninggal dunia pada Rabu (13/2/2019), akibat aksi bakar diri

Kisah Sakinah, Bocah Imigran Afganistan di Manado, Hidup Menumpang hingga Jajan dari Pemberian Orang
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Sakinah, bocah imigran asal Afganistan yang bersekolah di SDN 54 Perkamil. 

Ia hanya tahu bahasa Manado.

"Kita cuma tau bahasa Manado," kata dia.

Sakinah adalah penggemar makanan pedas khas Manado.

Sehari harinya ia makan ikan pedas.

Hidup Sakinah makin sulit setelah kematian kakaknya.

Mereka tak lagi hidup di penampungan.

Sekeluarga hanya menumpang di sebuah rumah di kampus.

Untuk hidup mereka musti bergantung pada kemurahan hati warga.

"Jajan saja, harus dikasih orang," kata Nur, kakak dari Sakinah.

Baca: VIDEO - Tak Terima Ditilang Polisi, Remaja Ini Mengamuk dan Rusak Sepeda Motornya

Sakinah sendiri terpaksa menumpang di rumah salah satu temannya.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved