Pendaftaran Pelajar ke AS Dibuka

Yayasan Bina Antarbudaya pada tahun 2019 ini kembali membuka pendaftaran pertukaran pelajar ke Amerika Serikat

Pendaftaran Pelajar ke AS Dibuka
IST
Peserta program pertukaran pelajar ke AS dan Italia. 

* 4-31 Maret 2019

BANDA ACEH - Yayasan Bina Antarbudaya pada tahun 2019 ini kembali membuka pendaftaran pertukaran pelajar ke Amerika Serikat (AS) bagi siswa kelas X (kelas I) SMA sederajat. Pendaftaran program beasiswa penuh yang bernama Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) itu dapat dilakukan secara online dan gratis, di website seleksi.bina-antarbudaya.or.id atau menghubungi nomor kontak 085361646474.

KL-YES merupakan beasiswa yang diberikan US Department of State, yang bertujuan menjembatani pemahaman antarbudaya dan saling pengertian, antara masyarakat negara-negara dengan populasi muslim dengan masyarakat AS. Pendaftaran beasaiswa tersebut sudah dibuka sejak 4 Maret dan akan ditutup pada 31 Maret mendatang.

Demikian disampaikan Coordinator Sending Bina Antarbudaya Chapter Aceh, Ratu Aisyah, kemarin. “Persyaratan utama beasiswa KL-YES yaitu siswa X SMA sederajat, dan pada saat mendaftar harus berusia minimal 14 tahun 7 bulan dan maksimal 16 tahun 2 bulan,” ujar Ratu Aisyah. Syarat lainnya, siswa harus memiliki nilai minimal 80 di semua mata pelajaran, dan aktif berorganisasi di dalam dan luar sekolah seperti OSIS, klub mading, rohis, drama, debat, atau organisasi lainnya.

Ratu mengatakan, KL-YES secara internasional sudah dilaksanakan sejak tahun 2003. Sementara Chapter Banda Aceh mulai berpartisipasi pada program ini sejak tahun 2005 dengan mengirimkan tiga santri dari Pesantren Oemar Diyan Aceh Besar. “Siswa yang dinyatakan lulus seleksi akan berangkat ke AS pada tahun 2020-2021. Selama 11 bulan, mereka akan menjadi duta muda Indonesia dan tinggal bersama keluarga angkat dan bersekolah di sana,” jelasnya.

Pada tahun ini, lanjut Ratu, ada enam pelajar Aceh yang sedang mengikuti program KL-YES di Amerika Serikat. Mereka yaitu Atikah Nafisah dari MAN Insan Cendekia Aceh Timur di Virginia, Ghina Gheffira dari SMA Sukma Bangsa Bireuen di Illinois, Mirwandi dari MA Al-Manar Aceh Besar di California, Muhammad Athallah dari SMAN Unggul Aceh Timur di Arkansas, Muhammad Zaki Hardika dari MA Jeumala Amal Pidie Jaya di Washington, dan Shavira Dian Nazwa dari SMAN Modal Bangsa Aceh di Idaho.

Sementara itu, Project Officer Seleksi dari Bina Antarbudaya Chapter Aceh, Ceudah Haja Shafira menambahkan, program KL-YES juga terbuka bagi siswa difabel (disabilitas) meliputi tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa. Selain itu, panitia memastikan bahwa proses seleksi tidak akan membedakan ras, suku, dan agama si pelamar.

Dia menjelaskan, proses seleksi dimulai dari mengecek kelengkapan administrasi, wawancara, dan interaksi kelompok. Lalu, finalis chapter akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi tingkat nasional dan berkompetisi dengan finalis lainnya dari seluruh Indonesia. “Program ini bertujuan untuk mempersiapkan pelajar sebagai calon pemimpin ke depan yang dapat berkontribusi untuk negara dan daerahnya,” demikian Ceudah.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved