Terorisme di Selandia Baru

Cerita Dosen Unsyiah di Selandia Baru, Suami dan Anaknya Selamat dari Penembakan karena Mobil Rusak

Menurut Dian, sejak Senin lalu, suaminya sudah berencana untuk menunaikan Shalat Jumat di Masjid Annoor bersama dua putranya, Rayyan dan Faris.

Cerita Dosen Unsyiah di Selandia Baru, Suami dan Anaknya Selamat dari Penembakan karena Mobil Rusak
FOR SERAMBINEWS.COM
Dian Fajrina bersama keluarga saat baru tiba kembali di Kota Christchurch, Selandia Baru, Februari 2019. 

Cerita Dosen Unsyiah di Selandia Baru, Suami dan Anaknya Selamat dari Penembakan Karena Mobil Rusak

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejak Jumat (15/3/2019), seusai tragedi penembakan brutal terhadap warga muslim di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Serambinews.com terus mendata warga Aceh yang bermukim di sana.

Awalnya, Serambinews.com terhubung dengan Niklin Jusuf, warga asal Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara, Pidie yang sudah menetap di Selandia Baru sejak 1999.

Dia tinggal di kawasan 29 Naenae RdNaenae, Lower Hutt 5011, Kota Wellington, Selandia Baru.

Baca: Teror Selandia Baru - Haji Daud Menghadang Peluru dengan Tubuhnya Demi Menyelamatkan Nyawa Anak Muda

Baca: Brenton Tarrant Beri Kode Tangan di Persidangan, Tidak Menyesal Telah Bunuh 49 Orang di Masjid

Baca: Teroris Bantai Jamaah Shalat di Masjid Selandia Baru, Tragedi Pembunuhan Massal Terburuk sejak 1943

Pada Sabtu (16/3/2019), Serambinews.com juga terhubung dengan Dian Fajrina SPd MEd, Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unsyiah yang kini sedang menempuh pendidikan doktoralnya di University of Canterbury, School of Teacher Education, Christchurch.

Kepada Serambinews.com, Dian Fajrina mengaku tiba kembali di Kota Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) pada 13 Februari 2019.

"Kami baru sampai kembali setelah 11 bulan sebelumnya di Aceh, karena saya mengadakan dua kali pilot study diikuti dengan main study di Unsyiah dan UIN Ar-Raniry," katanya.

Dia kembali ke Christchurch bersama suaminya, Mulyadi STP dan empat anaknya, Muhammad Rayyan Abdurrahman (11), Ahmad Faris (9), Annisa Shalihah (8) dan Fatih Fathurrahman (3).

Menurut Dian, sejak Senin lalu, suaminya sudah berencana untuk menunaikan Shalat Jumat di Masjid Annoor bersama dua putranya, Rayyan dan Faris.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved