Murid Al A'raf Abdya Kumpulkan Sumbangan Dana untuk Warga Miskin

Dengan kegiatan ini, katanya, diharapkan dapat membangun dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan pada diri anak-anak sejak dini,

Murid Al A'raf Abdya Kumpulkan Sumbangan Dana untuk Warga Miskin
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD SAPUTRA
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT mendengar penjelasan dari sejumlah murid SD Al-A'raf Abdya tentang erupsi gunung merapi pada acara Market Day, Sabtu (16/3/2019) 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Seratusan murid PAUD, TK dan Sekolah Dasar Al A'raf Aceh Barat Daya (Abdya) mengumpul donasi Rp 500 ribu untuk masyarakat miskin.

Pengumpulan donasi yang diserahkan kepada Ketua BFLF Abdya, Nasruddin Oss itu terbilang unik.

Murid yang rata-rata masih berusia empat hingga tujuh tahun itu, diajarkan cara mengumpul donasi tersebut dengan menyisihkan uang hasil penjualan kerajinan tangan yang mereka ciptakan.

Hasil kerajinan tangan itu dijual dalam acara Market Day, Sabtu (16/3/2019) yang digelar di Aula Kantor PPMG Wilayah Abdya.

Baca: Plok, Kepala Senator yang Sudutkan Muslim dalam Kasus Teror di Masjid Selandia Baru Ditimpuk Telur

Baca: Wabup Aceh Selatan Lepas Pawai Taaruf Kafilah MTQ Ke-34  

Baca: Gencarkan Sosialisasi Pemilu, KIP Banda Aceh Gandeng Kampus dan Ormas

Wakil Kepala SD Bilingual Al A'raf Dien Fitrianti Meutia mengatakan market day merupakan sarana untuk menyadari, pendidikan dan menumbuhkan minat wirausaha murid sejak dini.

"Kegiatan Market Day ini merupakan program tahunan. Tapi tahun ini, temanya Auction for Charity atau lelang amal, jadi barang penjulan itu, didonasikan untuk BFLF Abdya," ujar Dien didampingi Kepala TK Al A'raf, Dian Guci.

Dengan kegiatan ini, katanya, diharapkan dapat membangun dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan pada diri anak-anak sejak dini, serta peduli pada sesama.

Dia tambahkan, untuk murid SD, mereka diajarkan cara menjual hasil kerajianan tangan kepada orangtua murid layaknya berjual pada umumnya.

Sementara para murid PUAD dan TK mereka dikenalkan, cara membeli barang dan bertransaksi memakai uang palsu.

"Karena memang, barang dijual itu adalah hasil karya anak-anak," ungkapnya.

Ia mengakui bahwa sejak tahun pertama berdiri atau sejak 2014, Al A'raf telah meluncurkan berbagai terobosan edukasi pada murid, sehingga menjadi contoh sekolah lain di Abdya.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT yang berkesempatan hadir pada acara itu mengapresiasi usaha Sekolah Al A'raf untuk memberikan layanan dan edukasi pendidikan para murid.

Menurutnya, pembelajaran life skill seperti Market Day yang di Abdya dipelopori Al A'raf itu merupakan program alternatif yang sangat positif.

"Kita tahu, Rasulullah juga seorang pedagang, sehingga memperkenalkan profesi seperti ini dampaknya tentu baik bagi pengembangan pengetahuan anak-anak," ujar Muslizar MT.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved