Terorisme di Selandia Baru

Korban Meninggal Dunia Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru Jadi 50 Orang

Jumlah korban meninggal dalam insiden penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru dipastikan mencapai 50 orang.

Korban Meninggal Dunia Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru Jadi 50 Orang
aljazeera.com/Mark Baker/AP
Staf ambulans membawa seorang pria yang terluka dari luar masjid di Christchurch tengah pada hari Jumat 

Di antara para korban tewas terdapat warga negara Arab Saudi, Pakistan, Malaysia, Indonesia, Turki, dan Yordania.

Baca: Pemerintah Aceh Tegaskan Pelantikan Wali Kota Terpilih Subulussalam Tepat Waktu, Kemungkinan 6 Mei

Baca: Wafat Di Pelukan Ayah yang Berpura-Pura Mati, Ini Kisah Bocah 3 Tahun yang Ikut Jadi Korban Teroris

Aksi teror penembakan massal terjadi di dua masjid di kota Christchurch, yakni di masjid Al-Noor dan Linwood, pada Jumat (15/3/2019).

Jumlah korban tewas banyak ditemukan di masjid Al-Noor yang merupakan lokasi pertama.

Mereka adalah para jemaah yang sedang bersiap untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat.

Tak lama setelah insiden penembakan di dua masjid, polisi menahan empat orang terkait serangan, namun baru satu orang yang dipastikan sebagai tersangka.

Brenton Tarrant, tersangka pelaku penembakan kelahiran Australia, telah dihadirkan dalam sidang pada Sabtu (16/3/2019) pagi, dan didakwa dengan pembunuhan.

Dia kini ditahan di Pengadilan Distrik Christchurch sampai sidang berikutnya yang dijadwalkan pada 5 April.

Sementara seorang lainnya yang ditahan pada Jumat lalu akan dihadirkan di pengadilan pada Senin pekan depan dengan tuduhan "terlibat" dalam aksi serangan.

Dua tersangka lain, yang ditangkap polisi karena ditemukan senjata api di mobil mereka, tidak terlibat langsung dalam aksi teror yang dilakukan Tarrant.

Seorang wanita di antaranya telah dibebaskan, sedangkan seorang pria tetap ditahan atas tuduhan kepemilikan senjata api.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved