Terorisme di Selandia Baru

Sosok WNI Lilik Abdul Hamid, Teknisi Pesawat yang Meninggal Ditembak Teroris di Masjid Selandia Baru

Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid yang jadi korban penembakan di Christchurch, Selandia Baru atau New Zealand meninggal dunia.

Sosok WNI Lilik Abdul Hamid, Teknisi Pesawat yang Meninggal Ditembak Teroris di Masjid Selandia Baru
dok Facebook
Lilik Abdul Hamid, WNI yang meninggal dunia dalam aksi penembakan di Christchurch Selandia Baru merupakan sosok alumnus penerbangan yang berprestasi.(dok Facebook) 

SERAMBINEWS.COM - WNI bernama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid yang jadi korban penembakan di Christchurch, Selandia Baru atau New Zealand meninggal dunia.

Korban Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid ditembak saat waktu pelaksanaan shalat Jumat.

Seorang warga negara Indonesia atas nama Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid dipastikan meninggal dunia akibat aksi penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019).

 Kepastian tersebut diperoleh pada Sabtu (16/3/2019) sore, dari pengurus Masjid Al Noor, Christchurch.

Muhammad Abdul Hamid alias Lilik Abdul Hamid, warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam aksi penembakan di Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, merupakan alumni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten.

Ketua Ikatan Alumni STPI Curug, Salahudin Rafi, mengatakan, almarhum merupakan lulusan tahun 1983.

Saat itu, STPI masih bernama Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (PLP).

"Beliau masuk tahun 1981 berarti lulus 1983. Kalau dilihat dari tahunnya, saat itu masih PLP, kaena baru berubah jadi STPI sekitar tahun 2000-an," kata Rafi ketika dihubungi Kompas.com melalui telepon, Minggu (17/3/2019).

Dari rekan-rekan sesama alumni STPI, lanjut Rafi, almarhum dikenal sebagai taruna berprestasi, hingga membawanya ke Selandia Baru sebagai teknisi di Air New Zealand.

Rafi mengatakan, rekan alumni STPI Curug cukup terkejut dengan kabar meninggalnya Lilik.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved