Terorisme di Selandia Baru

Istrinya Meninggal Ditembak Teroris di Masjid Selandia Baru, Pria Ini Maafkan Pembunuh Sang Istri

Farid Ahmad, nama pria itu, mengatakan telah memaafkan pelaku dan menegaskan memafkan adalah langkah terbaik menuju masa depan.

Istrinya Meninggal Ditembak Teroris di Masjid Selandia Baru, Pria Ini Maafkan Pembunuh Sang Istri
AFP/DAVID MOIR
Farid Ahmad (59), selamat dari serangan teroris di masjid Al Noor, Selandia Baru. Namun, sang istri Husna tewas dalam tragedi yang terjadi pada Jumat (15/3/2019) itu. (AFP/DAVID MOIR) 

SERAMBINEWS.COM, WELLINGTON - Seorang pria yang istrinya meninggal dunia dalam serangan teror di Christchurch, Selandia Baru mengatakan, dia tidak membenci sang pelaku penembakan.

Farid Ahmad, nama pria itu, mengatakan telah memaafkan pelaku dan menegaskan memafkan adalah langkah terbaik menuju masa depan.

"Saya akan katakan kepada dia bahwa saya mencintainya sebagai manusia," ujar Farid seperti AFP.

"(Namun), saya tidak bisa menerima perbuatannya. Apa yang dia lakukan adalah kesalahan," tambah dia.

Saat ditanya apakah Farid memaafkan, pria Australia pelaku penembakan itu, dia memberikan jawabannya.

"Tentu saja. Hal terbaik adalah memaafkan, kemurahan hati, kasih sayang, dan kepositifan," ujar Farid.

Husna Ahmad (44) tewas di masjid Al Noor.

Dia adalah dua korban tewas pertama dalam aksi teror tersebut.

Farid dan istrinya beremigrasi dari Bangladesh ke Selandia Baru pada 1990 dan dianugerahi seorang puteri.

Saat penembakan terjadi, Husna membantu beberapa orang menyelamatkan diri dari ruangan untuk perempuan dan anak-anak di masjid itu.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved