Jaksa Tahan Empat Tersangka Korupsi

Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi

Jaksa Tahan Empat Tersangka Korupsi
google/net
Ilustrasi 

* Kasus Dana Pemeliharaan Kendaraan Dinas

IDI - Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan pemeliharaan rutin kendaraan operasional pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Timur, yang bersumber dari dana APBK tahun anggaran 2016 dan 2017, Kamis (14/3) lalu. Mereka ditahan berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur dan ditempatkan di Rutan Kelas 2b Banda Aceh di Kaju, Aceh Besar.

Sebelumnya, Kamis (14/3) sekira pukul 19.00 WIB, tersangka dan barang bukti diserahkan oleh Reskrim Polres Aceh Timur kepada Penuntut Umum di Kejari Aceh Timur yang dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Hafrizal SH MH. Keempat tersangka yakni, mantan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, KM (50) selaku Pengguna Anggaran pada Dinas Kesehatan Aceh Timur, MA (43) selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan pada Dinas Kesehatan Aceh Timur, AA (42) selaku Bendahara Pengeluaran, dan ES (53) selaku Pengurus dan Penyimpan Barang pada dinas yang sama.

Setelah serah terima para tersangka dari Reskrim Polres Aceh Timur ke JPU, selanjutnya pada pukul 22.00 WIB para tersangka dibawa oleh penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur menuju Rutan Kelas 2b Banda Aceh di Kaju dengan bantuan pengawalan dari Polres Aceh Timur. “Para tersangka dipersangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 jo pasal 18 ayat 1,2,3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 jo pasal 65 KUHP,” ungkap Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas SH MH, melalui Kasi Intel Andi Zulanda SH, Minggu (17/3) sore.

Andi Zulanda mengatakan, “Perbuatan melawan hukum yang dilakukan keempat tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara.” Berdasarkan hasil audit yang dilakukan Inspektorat Aceh Timur, tindakan para tersangka menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.378.123.576.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved