Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Kecelakaan

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara sudah memeriksa dua saksi untuk proses

Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Kecelakaan
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Kasus Tabrakan Sesama Avanza

LHOKSUKON – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara sudah memeriksa dua saksi untuk proses penyelidikan kasus tabrakan sesama mobil Toyota Avanza. Dua saksi itu warga yang melihat kejadian tersebut pada Kamis (7/3) di jalan nasional Desa Alue Bili Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Avanza BK 1430 VV yang disopiri Abd Marwan Lubis (41), warga Desa Sidomukti, Kota Kisaran Barat, yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh menabrak Avanza BK 1340 RJ yang disopiri Mukhlis Ishak (58), Ketua Tuha Peut Desa Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Avanza BK 1340 RJ melaju dari Banda Aceh menuju Medan.

Akibat kejadian itu, sebanyak tiga orang tewas. Mereka Mukhlis Ishak, Aizai Rumaisa (3 bulan), dan Suprapto (63). Sedangkan sembilan lainnya mengalami luka yakni Salawati (45), Putri Maulidayanti (21), Rizki Dewi Mukti (28) Merciana Dewi (13), Alimatul Tusakdiah (32), Andika Jaunuar. Sedangkan korban dari mobil Avanza BK 1430 VV terdiri dari Abd Marwan Lubis (41), Sumarni (35), dan Budi Pramudi (35).

“Proses penyelidikan tetap lanjut. Kita sudah memeriksa dua saksi yang melihat langsung kejadian tabrakan tersebut untuk memulai proses penyelidikan,” ungkapr Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha kepada Serambi, Minggu (17/3). Pada saat kejadian polisi juga sudah turun ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan, dan barang bukti.

Selain itu, personel juga sudah mengamankan barang bukti berupa dua mobil tersebut ke Pos Lantas Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Untuk saksi dari korban, kata Iptu Sandi, karena mereka masih dalam dua perawatan di tiga rumah sakit berbeda, mereka akan dimintai keterangan jika nanti sudah sembuh dan diizinkan pulang ke rumah oleh dokter.

Korban yang mengalami luka dirawat di rumah sakit yang ada di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan juga Medan. “Tiga korban itu dirujuk ke RS yang ada di Medan untuk memudahkan pihak keluarga menjaganya. Namun, bila sudah sembuh akan dimintai keterangan,” pungkas Kasat Lantas.

Kasat Lantas Polres Aceh Utara juga menyebutkan, saat ini pihaknya sedang menyelidiki kasus laka lantas yang terjadi pada Selasa (12/3) sore, di lintas jalan Lhoksukon–Lapang, Desa Matang Tunong, Kecamatan Lapang Aceh Utara. Dalam kasus itu, dua pelajar tewas yaitu Nazir (14) asal Desa Merbo Jurong, Kecamatan Lapang yang mengenderai sepmor jenis Mio.

Kemudian, Rahmatullah (14) pelajar asal Desa Cot Murong, Kecamatan Baktia Barat, Aceh Utara, yang menjadi korban tabrakan. Lalu, M Azis (14) pelajar asal Merbo Jurong, Kecamatan Lapang yang diboncengin mengalami luka-luka. “Kasus ini akan kita selidiki dulu untuk mengetahui kronologis kejadian. Setelah itu, akan kita keluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) karena yang menabrak juga meninggal,” katanya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved