Disomasi oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Ini Arti Lambang PPP yang Bergambar Kakbah

Penjelasan tentang lambang ini ditetapkan kembali dalam ART PPP Hasil Muktamar VIII tahun 2016 seperti berikut

Disomasi oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Ini Arti Lambang PPP yang Bergambar Kakbah
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Kolase foto gambar Kakbah pada Lambang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin SH 

Disomasi oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Ini Arti Lambang PPP yang Bergambar Kakbah

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mengirimkan somasi kepada Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) di Jakarta, agar mengganti gambar Kakbah pada lambang partai itu.

Direktur YARA Safaruddin SH kepada Serambinews.com di Banda Aceh mengatakan, somasi ini dikirim pihaknya menyusul kembali tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam kasus dugaan korupsi.

Safaruddin menjelaskan, penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuzy (Romi) dalam kasus dugaan korupsi, telah mencoreng nilai-nilai Islam yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca: GeRAK Kirim Audit Kemenag Aceh Ke KPK, Diduga Terkait Dengan Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag RI

Diketahui, PPP adalah partai yang berazaskan Islam dan menggunakan gambar Ka’bah (kiblat ummat Islam) sebagai lambang partai.

“Tentu sangat ironis ketika ketua umum partai ini tertangkap tangan dalam kasus dugaan korupsi atau suap menyuap. Apalagi ini adalah yang kedua kalinya ketua umum PPP tersandung kasus korupsi,” kata Safaruddin.

“Maka, untuk menjaga marwah ummat Islam di Indonesia dan seluruh dunia, sebaiknya PPP tidak lagi menggunakan gambar Kabah sebagai logo partai mereka,” lanjut Safaruddin.

Safaruddin mengatakan, pihaknya menunggu tanggapan dari DPP PPP selama satu bulan, dari tanggal surat tersebut.

Baca: Usai Tangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy, KPK Segel Ruang Kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Resi pengiriman surat somasi dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) ke DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 60 RT 1/RW 2, Menteng, Jakarta Pusat.
Resi pengiriman surat somasi dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) ke DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 60 RT 1/RW 2, Menteng, Jakarta Pusat. (SERAMBINEWS.COM/Hand Over)

Seperti diberitakan, Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK, di restoran Hotel Bumi, Surabaya, Jumat (15/3/2019) lalu.

Dalam kasus ini, Ketua Umum PPP yang telah dinonaktifkan, Romahurmuziy diduga menerima uang dengan total Rp 300 juta dari dua pejabat Kemenag di Jawa Timur.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved