Breaking News:

Terorisme di Selandia Baru

Terhadap Pelaku, PM Selandia Baru: 'Saya tak Akan Pernah Sebut Namanya, Dia teroris'

Penembakan pada Jumat lalu (15/03) di dua masjid di Kota Christchurch telah menewaskan 50 orang, termasuk seorang warga Indonesia,

Editor: Fatimah
MARK TANTRUM/GETTY IMAGES
Perdana Menteri Jacinda Ardern merangkul seorang wanita yang hadir di Gedung Parlemen, (19/03) di Wellington, Selandia Baru. 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern bersumpah tidak akan pernah menyebut nama pria bersenjata yang melakukan serangan di masjid di Kota Christchurch.

"Dia mencari banyak hal dari tindakan terornya, termasuk agar menjadi terkenal - itulah sebabnya Anda tidak akan pernah mendengar saya menyebutkan namanya," kata Ardern dalam pidato penuh emosional di gedung parlemen Selandia Baru.

Penembakan pada Jumat lalu (15/03/2019) di dua masjid di Kota Christchurch telah menewaskan 50 orang, termasuk seorang warga Indonesia, dan puluhan lainnya terluka.

Warga Australia, Brenton Tarrant, yang berusia 28 tahun, yang menyebut dirinya sebagai penganut supremasi kulit putih, didakwa sebagai pelaku penembakan.

Di hadapan anggota parlemen Selandia Baru, Ardern berkata, "Saya mohon, ucapkan nama-nama mereka yang meninggal ketimbang nama pelakunya.

"Dia adalah teroris. Dia adalah pelaku kriminal. Dia adalah ekstremis. Tetapi ketika menyangkut dirinya, ketika harus menyebutnya, saya tak akan menyebut namanya."

"Assalamualaikum"

Dalam pertemuan khusus dengan parlemen pada Selasa (19/03), Ardern memulai dengan "Assalamualaikum".

Dia kemudian meminta platform media sosial untuk berbuat lebih banyak dalam memerangi teror, setelah pelaku serangan di Christchurch menyiarkan langsung serangannya di Facebook.

"Kami tidak bisa hanya duduk dan menerima bahwa platform ini ada dan bahwa apa yang dikatakan mereka bukanlah tanggung jawab yang menerbitkannya," katanya.

Baca: Bupati Aceh Besar Sampaikan 7 Program Prioritas 2020, Salah Satunya Bangun Rumah Sakit di Lambaro

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved