Amri Minta Caleg PPP Tetap Bekerja

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Tgk Amri M Ali

Amri Minta Caleg PPP Tetap Bekerja
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Tgk Amri M Ali 

* Jangan Terpangaruh Kasus Tertangkapnya Romy

BANDA ACEH - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Tgk Amri M Ali, meminta para calon anggota DPR dari partai itu untuk tetap bekerja keras meraih simpati masyarakat untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2019.

Imbauan itu disampaikan Tgk Amri di tengah prahara yang menyelimuti partai berlambang kakbah tersebut setelah eks ketua umum Romahurmuziy atau Rommy di tangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

“Kita tetap mengimbau semua caleg dan kader PPP tetap bekerja seperti biasa dengan semangat tinggi. Sebab pada pemilu tidak memilih partai atau ketua umum, tetapi memilih figur yang layak dan patut menjadi anggota legislatif,” kata Tgk Amri menjawab Serambi, Rabu (20/3).

Karena itu, persoalan individu Rommy tidak berimbas pada buruknya citra figur para calon legislatif baik tingkat DPRK, DPRA, maupun DPR RI. Meski demikian, Tgk Amri tidak menapik jika penangkapan Rommy membawa dampak pada kerja politik PPP di daerah.

“Tapi tidak telalu besar, karena ajang pemilu lebih fokus pada pemilihan pribadi calon legislatif. Sehingga figur caleg lebih besar pengaruhnya di tengah-tengah masyarakat. Sementara isu OTT merupakan perbuatan individual atau perorangan yang sangat jauh dari platform PPP,” ujar dia.

Untuk mengakhiri polemik yang sedang menerpa PPP saat ini, Tgk Amri mengatakan perlunya dilakukan segera rapat konsolidasi antar pengurus partai untuk membahas pergantian Rommy dengan figur yang mampu menahkodai PPP menghadapi pemilu yang tinggal beberapa minggu lagi.

Selain itu, partai harus meningkatkan idealisme dan kapasitas pengurus serta kader untuk memiliki karakter dan komitmen anti KKN. Partai juga harus bekerjasama dengan KPK dalam rangka penyelesaian kasus OTT agar semua permasalahan menjadi jelas dan tuntas.

Tgk Amri juga berharap pengurus pusat bisa mengembalikan marwah dan kehormatan PPP agar kembali memperoleh kepercayaan umat dan rakyat. Kepada kader PPP juga harus meningkatkan kekompakan agar terwujudnya tujuan perjuangan pemilu 2019.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW PPP Aceh, Tgk Amri M Ali juga mengomentari masalah pengangkatan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa yang dinilai oleh Ketua DPP PPP, Rudiman melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Proses pengangkatan Plt ketua umum sudah on the track dengan AD/ART. Namun yang masih menjadi perdebatan hanya pada figur yang ideal menempati posisi tersebut sesuai dengan yang disyaratkan oleh AD/ART partai,” katanya.

Saat ini, jelas Tgk Amri, pihaknya dihadapkan pada dua pilihan, yakni konstitusi atau politis. Bila mengacu pada pilihan konstitusi, maka jabatan tersebut harus diisi oleh para wakil ketua umum. Sementara dijajaran wakil ketua umum belum memperlihatkan adanya figur yang siap menahkodai partai jelang Pemilu.

Sedangkan pilihan politis adalah menetapkan figur yang mampu memimpin partai menjelang pemilu. “Sedangkan pelaksanaan konstitusi secara utuh akan segera dilakukan setelah pemilu berakhir secara baik dan benar sesuai konstitusi partai,” demikian Tgk Amri.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved