Dana Operasional Dihentikan, Nasib Pesantren Terpadu di Singkil Makin tak Jelas

Nasib Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, semakin tidak jelas menyusul distopnya bantuan operasional dari Pemkab Aceh Singkil.

Dana Operasional Dihentikan, Nasib Pesantren Terpadu di Singkil Makin tak Jelas
Serambinews.com
Gedung pondok pesantren modern terpadu Syekh Abdurrauf As Singkili, di Lae Petal, Suro, Aceh Singkil. 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Nasib Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, semakin tidak jelas menyusul distopnya bantuan operasional dari Pemkab Aceh Singkil, terhadap pesantren yang terletak di kawasan Lae Petal, Suro tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, Andri, Kamis (21/3/2019) mengatakan, sudah tiga bulan pihaknya berusaha mendapatkan bantuan dana operasional dari Pemkab Aceh Singkil.

Namun upaya itu tidak membuahkan hasil, walau pihaknya telah menemui langsung bupati setempat.

Andri berharap Pemkab Aceh Singkil, sebagai pemilik yayasan Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, memberikan kepastian nasib pesantren ini paling lambat akhir Maret 2019.  

"Bila Pemkab tidak memberikan kepastian kapan diaktifkan atau mungkin ditutup, mohon diganti biaya listrik yang selama ini saya talangi  sejak 6 Januari 2019, dan bayarkan honor pengurus Ponpes ini sejak bulan Januari-Maret 2019," ujar Andri.

Sementara itu, berdasarkan informasi, Pemkab Aceh Singkil sebagai pemilik Yayasan Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, berencana menutup pesantren lantaran dinilai tidak berkembang.

Sebagai gantinya, Pemkab Aceh Singkil akan bekerjasama dengan Yayasan Sulaeman Turki, untuk mengelola gedung eks Islamic Center, sebagai tempat para penghapal Alquran.(*)

Baca: Selandia Baru Akan Siarkan Langsung Azan Jumat, Diikuti dengan Mengheningkan Cipta

Baca: Jelang Pemungutan Suara Pilpres, Ini Seruan Habib Rizieq dari Arab Saudi

Baca: Tragis, Pemanjat Kelapa Tewas Kesetrum

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved