Breaking News:

Di Bukunya, SBY Ungkap Pernah Bantu Pimpinan Ormas Agar Terpilih Lagi, Saat Terpilih Malah Memusuhi

Dalam buku itu, SBY mengungkapkan adanya tokoh dari sebuah ormas yang ingin terpilih menjadi pimpinan.

Editor: Faisal Zamzami
Warta Kota/Henry Lopulalan
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama Majelis Tinggi Partai Demokrasi saat mengungumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Kantor DPP Demokrat, JAlan Prokalamasi, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018). Partai Demokrat mendukung 17 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur hari untuk mengikuti ajang Pilkada Serentak 2018. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Selama menjabat sebagai presiden dari tahun 2004 hingga 2014, SBY bertemu banyak tokoh penting.

Ada sejumlah tokoh yang tampaknya cukup berkesan bagi SBY.

Termasuk tokoh-tokoh yang dianggapnya cukup ambisius.

Baca: Diresmikan Xiaomi, Harga Redmi Note 7 di Indonesia Mulai Rp 1.999.000, Kamera 48 Megapiksel

Baca: 8 Anggota Polres Aceh Timur Jalani Sidang Dakwaan Penggelapan 4 Kg Sabu, Begini Kronologinya

Baca: Dihantam Badai Tropis Idai, Ratusan Ribu Orang di Mozambik dan Zimbabwe Menunggu Diselamatkan

Terkait hal itu, SBY menuliskannya dalam bukunya yang berjudul "SBY Selalu Ada Pilihan" terbitan Kompas tahun 2014 lalu.

Dalam buku itu, SBY mengungkapkan adanya tokoh dari sebuah ormas yang ingin terpilih menjadi pimpinan.

Saat itu, ormas tersebut akan mengadakan semacam musyawarah nasional.

"Kegiatan akbar itu konon juga untuk melakukan pemilihan kembali kepemimpinan organisasi itu untuk lima tahun berikutnya," tulis SBY.

Tokoh yang dibicarakan SBY dalam bukunya ini sebenarnya juga merupakan pimpinan lama dari ormas tersebut.

Namun, dia ingin terpilih kembali.

"Sang pemimpin lama tampaknya juga punya keinginan untuk mencalonkan kembali, dan tentu dengan harapan bisa menang," ungkap SBY.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved