Bantuan ke Ponpes Syeikh Abdurrauf Distop

Masa depan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili di Kabupaten Aceh Singkil

Bantuan ke Ponpes Syeikh Abdurrauf Distop
DULMUSRID, Bupati Singkil

SINGKIL - Masa depan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili di Kabupaten Aceh Singkil semakin tidak jelas dan buram. Hal ini lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil menghentikan bantuan operasional untuk pesantren yang terletak di kawasan Lae Petal, Suro tersebut.

Naasnya, pengelola yayasan ternyata tak memiliki alternatif pendanaan lain kecuali bergantung kepada bantuan pemerintah. Sehingga ketika bantuan tak lagi dikucurkan Pemkab setempat sejak tiga bulan lalu, sekitar 30 santri dan dewan guru di ponpes itu pun menjadi kalang kabut.

Pimpinan Ponpes Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili, Andri kepada Serambi, Kamis (21/3), mengatakan, sudah tiga bulan pihaknya berusaha mendapatkan bantuan dana operasional dari Pemkab Aceh Singkil. Namun, ucapnya, upaya ini tidak membuahkan hasil walaupun mereka telah bertemu langsung dengan Bupati Dulmusrid.

Andri berharap, Pemkab Aceh Singkil selaku pemilik yayasan yang menaungi Ponpes Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili itu memberikan kepastian kelangsungan pesantren tersebut paling lambat pada akhir bulan ini. “Bila pemkab tidak memberikan kepastian kapan diaktifkan atau memastikan ditutup, maka mohon diganti token listrik yang saya talangi sejak 6 Januari 2019. Juga mohon dicairkan honor pengurus ponpes ini sejak bulan Januari hingga Maret 2019,” pinta Andri.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat Serambi dari Pemkab Aceh Singkil sebagai pemilik yayasan, Pondok Pesantren Modern Terpadu Syekh Abdurauf As-Singkili direncanakan ditutup lantaran pesantren itu dinilai tidak berkembang. Sebagai penggantinya, Pemkab Aceh Singkil akan bekerja sama dengan Yayasan Sulaeman dari Turki untuk mengelola gedung eks Islamic Center tersebut sebagai tempat para penghapal Alquran.

Bahkan, untuk mewujudkan program itu, Pemkab Aceh Singkil pada tahun 2019 ini, sudah menggelontorkan uang miliar rupiah guna merenovasi gedung tersebut. “Tahun ini kami kucurkan anggaran ke eks Islamic Center. Kita akan kerja sama dengan Yayasan Sulaiman Turki untuk tahfiz Al-Quran,” pungkas Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid.(de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved