5 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Wakili Aceh ke STQN 2019 Cabang Tahfiz Quran 1 sampai 20 Juz

Lima santri dan dua guru Dayah Insan Qurani, Aceh Besar, akan mewakili Aceh ke Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) 2019.

5 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Wakili Aceh ke STQN 2019 Cabang Tahfiz Quran 1 sampai 20 Juz
NU/KOLASE SERAMBINEWS.COM
Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) 2019. 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Syariat Islam Aceh sudah menetapkan 18 qari dan qariah untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXV 2019 di Pontianak, Kalimantan Barat Juni mendatang.

Dari jumlah itu terdapat lima santri dan dua guru Dayah Insan Qurani, Aceh Besar, yang akan mewakili Aceh pada even nasional tersebut.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ustadz Muzakkir Zulkifli bersyukur lima santri dan guru dayah itu terpilih untuk mewakili Aceh mengikuti STQN 2019.

Didampingi humas, Muhammad Nasril Lc MA, Muzakkir mengatakan selain training center dari LPTQ, pihaknya juga melaksanakan pembinaan intensif kepada para santri dan guru yang akan mengikuti STQN ke Pontianak ini.

"Alhamdulillah dari daftar nama peserta STQN Nasional asal Aceh ada lima santri, dan dua guru kita terpilih untuk mengikuti even ini.  Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," kata Muzakkir Zulkifli kepada Serambinews.com, Sabtu (22/3/2019)

Dikatakan, para peserta STQN akan mengikuti tahap pembinaan yaitu training center yang akan berlangsung selama 40 hari.

Para peserta akan dibina dan dilatih maksimal sesuai dengan cabang yang diikuti bersama pelatih nasional dan juga pelatih daerah.

Kelima santri Dayah Insan Qurani yang terpilih mewakili Aceh ke STQN 2019 adalah:

1. Muhammad Farisi (cabang tahfiz 1 juz putra)

2. Raudhatul Jannah (cabang tahfiz 1 juz putri)

3. Sahula Ruzni (cabang tahfiz 5 juz putri)

4. Uli Satria (cabang tahfiz 10 juz putra)

5. Niswatul Birra (cabang tahfiz 20 juz putri)

Sementara dua guru Dayah Insan Qurani yakni Dolly Isma Indra (alumni Tafsir Bahasa Arab putra), dan Mauliza Juliantika (pengajar tafsir Bahasa Arab putri).(*)

Baca: Untuk Pertama Kalinya Ayat Suci Alquran Berkumandang di Tengah Sidang Parlemen Selandia Baru

Baca: Pemkab Aceh Besar Godok Calon Hafiz di Pesantren Fauzul Kabir, Beri Beasiswa dan Bebas Tes Masuk PT

Baca: Gayo Lues Kirim 60 Calon Hafiz Quran ke Pesantren yang Diperkenalkan oleh Ustadz Abdul Somad

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved