'Diuyel-uyel' Warga, Jokowi: Kalau Saya Agak Error, Mohon Maaf

Presiden Joko Widodo memohon maaf kepada warga Kota Denpasar karena kadang-kadang salah atau error dalam menyebutkan nama tempat bahkan waktu.

'Diuyel-uyel' Warga, Jokowi: Kalau Saya Agak Error, Mohon Maaf
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Presiden Joko Widodo jadi rebutan warga Bali untuk berfoto bersama. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memohon maaf kepada warga Kota Denpasar karena kadang-kadang salah atau error dalam menyebutkan nama tempat bahkan waktu.

“Seluruh warga Kota Denpasar khususnya Badung...,” kata Presiden sebelum meresmikan Pasar Badung, Denpasar, Jumat (22/3), dikutip dari Antara.

Namun, kata-kata Presiden tiba-tiba disoraki oleh masyarakat yang memprotes ucapannya. Presiden Jokowi kemudian meralat ucapannya seketika itu juga.

“Seluruh warga Kota Denpasar khususnya Pasar Badung,” kata Jokowi yang kemudian disambut tepuk tangan ribuan warga yang hadir dalam acara peresmian pasar cashless itu.

Jokowi bahkan sempat pula meralat ucapan salamnya dari selamat sore menjadi selamat malam karena ketika itu di Kota Denpasar waktu telah menunjukkan pukul 19.00 WITA.

“Saya itu setiap jam ganti provinsi, setiap jam ganti kabupaten, setiap jam ganti kota sehingga kadang-kadang error. Mohon maaf. Tadi pagi masih di Jakarta, siang di Lombok, sore sudah sampai di Denpasar diuyel-uyel sampai ke depan sini,” katanya.

Baca: PLN Lhokseumawe Beri Waktu 2 Hari, Kantor dan Sekolah Pun Digelapkan Jika tak Lunasi Tunggakan

Baca: Catatan Kriminal KKB Papua Dalam Satu Tahun Ini, Guru & Medis Diperkosa dan Bunuh 27 Orang

Baca: Juni Ulfa, Bayi Penderita Hidrosefalus dari Samadua Butuh Bantuan Biaya Pengobatan

Baca: Wacana PUBG Haram, Pencinta Game Sebut Konyol, Ini Kata MUI

Presiden Jokowi tetap tersenyum meski ia mengaku didesak-desak, dipegang tangan hingga lehernya oleh masyarakat.

“Semuanya pegang, ada yang pegang tangan, leher, jadi kalau saya agak error mohon maaf,” katanya.

Jokowi saat tiba di Pasar Badung disambut oleh 2.000 penari pendet yang telah berbaur dengan masyarakat.

Pada kesempatan grand opening pasar yang pernah terbakar beberapa tahun lalu itu, Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat di antaranya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Turut hadir pula Gubernur Bali I Wayan Koster, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dan para pejabat daerah.

Presiden Jokowi setelah memberikan sambutan, kemudian menandatangani prasasti Pasar Badung, lalu meninjau pasar yang dilengkapi dengan ruang menyusui, ruang bermain anak, sekolah bagi anak pedagang pasar, free Wi-Fi sebanyak 18 titik, story telling sejarah pasar rakyat Pasar Badung serta 6 lift, dan 10 eskalator.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi: Jadi Kalau Saya Agak Error, Mohon Maaf

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved