Breaking News:

Polisi Selidiki Aksi Pria Bawa Kabur Siswi SMA Paya Bakong ke Rumahnya

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menangkap NR di rumahnya Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Polisi Selidiki Aksi Pria Bawa Kabur Siswi SMA Paya Bakong ke Rumahnya
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Aparat Polres Aceh Utara masih terus mendalami kasus seorang pria asal Kecamatan Seunuddon berinisial NR (40) yang membawa kabur seorang siswi yang masih duduk di kelas II SMA asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Masalahnya, siswi yang dibawa kabur pria tersebut ke rumahnya masih di bawah umur.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menangkap NR di rumahnya Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Siswi WT dibawa kabur NR pada Selasa (5/3/2019) sore.

Kasus tersebut awalnya dilaporkan ke Polsek Paya Bakong oleh orang tua korban pada Rabu (6/3/2019) sore.

Lalu kasus tersebut dilimpahkan ke Mapolres Aceh Utara.

Saat kabur, WT membawa lima mayam emas, sepeda motor (Sepmor) jenis Scoopy bersama Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan baju. Namun, setelah dua pekan lebih berpetualangan, polisi akhirnya meringkus tersangka.

Baca: Polisi Periksa Empat Saksi, Terkait Kasus Ayah Hamili Anak di Aceh Tenggara

Baca: BPJS Kesehatan Tak Tanggung Korban KDRT dan Kekerasan Seksual

Baca: Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Ini Ditangkap Polisi

“Penyidik sudah memeriksa keterangan dari korban setelah berhasil menangkap tersangka. Korban mengaku terpaksa kabur dari rumah karena terus-menerus didesak tersangka melalui handphonennya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambinews.com Sabtu (23/3/2019).

Disebutkan, selain korban, petugas juga sudah memeriksa orang tua korban dalam kasus tersebut, lalu aparat desa dari Kecamatan Paya Bakong, di desa korban tinggal.

Selain itu juga aparat desa dari desa tempat tinggal tersangka.

Pun sudah memeriksa enam saksi, tapi penyidik akan memanggil saksi-saksi lainnya dalam kasus tersebut.

"Untuk proses selanjutnya kita masih menunggu hasil visum untuk membuktikan perbuatan tersangka,” katanya.

Korban mengaku menyesal setelah mengetahui ternyata tak sesuai dengan yang dijanjikan tersangka kepada dirinya. Namun, korban belum menyebutkan secara detil janji yang disampaikan tersangka kepada dirinya. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved