VIDEO - Satu Rumah Ludes Terbakar di Aceh Tenggara, Warga Padamkan Api Pakai Ember

Api dengan cepat melahap bangunan, sehingga ekses kebakaran itu, terpaksa satu rumah dirusak agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya.

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Satu unit rumah berkontruksi semi permanen milik Bahrun Sitohang, Desa Lawe Rakat, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, musnah dilalap sijago merah, Sabtu (23/3/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

Kebakaran diduga akibat konsleting arus pendek. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Api dengan cepat melahap bangunan, sehingga ekses kebakaran itu, terpaksa satu rumah dirusak agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya.

Amukan Api baru dapat dipadamkan setelah satu jam warga secara bergotong royong menyiram air memakai ember.

Baca: Sosok Pilot Ketiga Lion Air JT 610 yang Selamatkan Penumpang Pesawat, KNKT: Benar Ada Pilot Lain

Baca: BREAKING NEWS – Kebakaran di Aceh Tenggara, Warga Nyiram Pakai Ember, Armada Pemadam Disuruh Pulang

Baca: Pasutri di Makassar Kisahkan 4 Anaknya Meninggal saat Beribadah, Kepergian Putri Kelima Viral

Tak lama api berhasil dipadamkan, mobil pemadam kebakaran datang, namun, karena terlambat masyarakat marah dan menyuruh petugas untuk pulang, walaupun petugas sempat menyiram bangunan yang musnah dilalap sijago merah itu, karena tekanan air dari selang mobil tersebut juga tidak maksimal.

Sementara itu, Korban Kabakaran, Bahrun Sitohang, kepada Serambi TV, mengatakan, pada saat kebakaran mereka sedang berada di dalam rumah.

Tiba-tiba terlihat api dari kamar yang saat itu kipas angin sedang menyala.

Kemungkinan, karena konsleting arus pendek sehingga menimbulkan kebakaran.

Menurut dia, dalam musibah kebakaran itu tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan karena api dengan cepat menjalar keseluruh bangunan dan rumahnya sudah dua kali terbakar yakni pada tahun 2007 silam.

Mobil pemadam kebakaran sangat lambat datang ke lokasi kejadian, padahal jarak pos damkar Lawe Tua Makmur tersebut sekitar 4 kilometer dari TKP dan mereka setelah ditelepon lebih dari setengah jam baru tiba di lokasi, namun, api sudah padam.

“Kami sangat kecewa dengan pihak Damkar,”Ujar sejumlah warga.

NARATOR: TYA ANDALUSIA

EDITOR: HARI MAHARDHIKA

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved