82 Napi Segera Direlokasi

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh akan merelokasi 82 narapidana

82 Napi Segera Direlokasi
Dok: Kanwil Kemenkumham Aceh
Empat ruang tahanan di Cabrutan Sinabang yang tidak terbakar, 17 Maret 2019 lalu. 

* Pasca Hangusnya Cabang Rutan Sinabang

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Aceh akan merelokasi 82 narapidana atau napi Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sinabang, Kabupaten Simeulue ke Rutan baru yang dibangun Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh dulu.

Pemindahan itu dilakukan setelah Rutan lama hangus terbakar pada 17 Maret lalu, sehingga hanya menyisakan empat ruangan saja. Untuk sementara, seluruh napi saat ini ditempatkan di empat ruang tersisa itu sembari menunggu perbaikan secara darurat gedung Rutan baru di Desa Suak Buluh, Kecamatan Sinabang.

Kadivpas Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman kepada Serambi, Sabtu (23/3), mengatakan, relokasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, saat ini gedung Rutan baru tersebut sedang dalam proses rehab karena belum tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap.

“Pasca kejadian kebakaran Cabang Rutan lama di Kota Sinabang, kami saat ini sedang proses usulan rehab darurat bangunan BRR tersebut agar dapat segera merelokasi semua penghuni Rutan dan dokumen administrasi lainnya ke bangunan Cabang Rutan baru di Desa Suak Buluh,” katanya.

Budiman menyatakan, bangunan baru tersebut dibangun oleh BRR pada tahun 2006. Namun, sampai saat ini bangunan Rutan itu belum pernah difungsikan karena sarana dan prasarananya belum lengkap, seperti belum adanya air bersih, dan listrik, serta belum ada kantor utama untuk kegiatan administrasi.

“Kalau Cabang Rutan baru yang dibangun BRR selesai direhab dalam waktu dekat atau dalam tahun 2019 ini, maka semua penghuni yang berjumlah 82 orang akan kita relokasikan ke bangunan Rutan baru tersebut. Jadi, semua penghuni dan pegawai pindah ke gedung baru,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat yang menghanguskan 25 unit rumah toko (ruko) termasuk Cabang Rutan Sinabang terjadi pada Minggu (17/3) dinihari, di kawasan Simpang Lima, Kota Sinabang, ibu kota Kabupaten Simeulue.

Kepala Cabang Rutan Sinabang, Suparman menyebutkan, musibah itu telah menyebabkan tiga kamar napi, pustaka, ruang besuk tahanan, dan sebagian bangunan kantor ludes dilalap ‘si jago merah’. Tingkat kerusakannya, menurut Suparman, mencapai 60 persen. Beruntung, tidak ada napi yang kabur saat musibah kebakaran itu terjadi.

Pada bagian lain, Kadivpas Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman memaparkan, sembari menunggu rampungnya rehab gedung Rutan baru di Desa Suak Buluh, Kecamatan Sinabang, saat ini ke-82 napi penghuni Cabang Rutan Sinabang masih bertahan dalam empat ruang tersisa di Rutan lama. Menurut Budiman, keempat ruang tahanan tersebut dihuni 50 napi. Sedangkan, 32 napi lainnya yang terdiri dari napi dengan pidana ringan, napi menjelang bebas, dan napi tamping, ditempatkan di musalla Rutan yang dijadikan sebagai kamar darurat.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved