Guru SMA Kecopetan Saat Beli Tempe di Pajak Inpres Lhokseumawe

"Tapi saat mau mengambil dompet, baru saya ketahui, resleting tas sandang saya terbuka. Dompet pun sudah hilang,"

Guru SMA Kecopetan Saat Beli Tempe di Pajak Inpres Lhokseumawe
shutterstock
ILUSTRASI saat pencopet beraksi. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Safriani (44), seorang guru di SMA Negeri 5 Lhokseumawe, Minggu (24/3/2019) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, kecopetan.

Kejadian naas bagi warga Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe tersebut, saat dia sedang membeli tempe di Pajak Inpres Lhokseumawe.

Baca: Komentari Foto Penumpang MRT Bergelantungan dan Injak Kursi, Sutopo: Seolah Belum Kenal Etika Moral

Safriani, menyebutkan, barang dia yang hilang berupa dompet.

Isinya, dua kartu ATM, identitas diri seperti SIM dan KTP, lalu selembar STNK sepeda motor dan uang Rp 1 juta lebih.

Menurut Safriani, awalnya dia mengambil sejumlah uang dari dompet untuk membeli tempe.

Baca: Sederet Fakta Dosen Bunuh Siti Zulaeha, Dari Kencan, Pipis dalam Mobil hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selanjutnya dompet dimasukkan ke tas sandang miliknya.

Usai membeli tempe, dia pun bergerak ke pedagang jeruk nipis.

"Tapi saat mau mengambil dompet, baru saya ketahui, resleting tas sandang saya terbuka. Dompet pun sudah hilang," pungkasnya.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved