Ketika Dunia Mengutuk Penembakan di Selandia Baru, Warga Israel Justru Puji Teroris Brenton Tarrant

Saat dunia ikut berbelasungkawa terhadap penembakan itu, sejumlah warga Israel justru memuji teroris yang melakukan aksi biadab itu.

Ketika Dunia Mengutuk Penembakan di Selandia Baru, Warga Israel Justru Puji Teroris Brenton Tarrant
AFP
Israel menetapkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi yang tak dapat ditawar lagi. Tapi Palestina justru menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan. 

Pihak berwenang Israel lantas memutuskan puisi itu adalah hasutan untuk melakukan kekearsan dan dukungan kepada organisasi teroris.

Baca: Bayi Penderita Hidrosefalus dari Samadua Butuh Uluran Tangan

"Jika warga negara Palestina di Israel, Dareen Tatour, dimasukkan ke dalam tahanan rumah dan dipenjara karena puisinya, apa yang akan terjadi pada warga Israel yang merayakan aksi teror di Christchurch? Mungkin tidak ada," kata Mossawa Center.

Mossawa Center juga mengunggah tangkapan layar warga Israel di Facebook yang memuji penembakan massal Christchurch.

Salah seorang warga Israel menuliskan, "Ini layak dianggap pahlawan," dalam bnahasa Ibrani mengomentari foto Brenton Tarrant.

Yang lain menulis, "Bunuh saja mereka semua."

Artikel ini telah tayang di suar.id dengan judul Saat Dunia Kutuk Penembakan di Masjid Christchurch, Warga Israel Justru Puji Teroris Brenton Tarrant

Editor: Amirullah
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved