Polisi Masih Cari Tahu Pemilik Ladang Ganja Seluas 10 Hektare di Bireuen

Polisi masih mencari tahun pemilik ladang seluas 10 hektare yang ditemukan di Kecamatan Jeunieb dan Kecamatan Peulimbang, Bireuen, Sabtu (23/3/2019).

Polisi Masih Cari Tahu Pemilik Ladang Ganja Seluas 10 Hektare di Bireuen
DOK POLRES BIREUEN
Anggota Satresnarko Polres Bireuen sedang memusnahkan tanaman ganja di pegunungan Peulimbang, Sabtu (23/3/2019). 

Polisi Masih Cari Tahu Pemilik Ladang Ganja Seluas 10 Hektare di Bireuen

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Aparat kepolisian masih mencari tahu pemilik ladang seluas 10 hektare yang ditemukan di pegunungan Janggot Seungko, Kecamatan Jeunieb dan Balee Daka, Kecamatan Peulimbang, Bireuen, Sabtu (23/3/2019).

Kapolres Bireuen AKBP Gurun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasatresnarkoba Ipda M Nazir SH MH kepada Serambinews.com, Minggu (24/3/2019) mengatakan, pemilik ladang ganja tersebut belum diketahui.

Saat ini, polisi terus mengumpulkan informasi untuk mencari tahu siapa pemilik ladang ganja tersebut.

Di lokasi, tidak ada gubuk, hanya ada terpal warna biru mungkin dijadikan sebagai tempat berteduh para pelaku.

Disebutkan, dari luas areal tersebut, pemilik atau yang menanam kemungkinan lebih dari dua orang.

Kapolres Bireuen AKBP Gurun Hardi Gunawan SIK MSi sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk membantu aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba dengan menginformasikan apabila ada yang mencurigakan.

Diberitakan Serambinews.com sebelumnya, jajaran Polres dalam rangka Operasi Antik Rencong tahun 2019, Sabtu (23/3/2019), menemukan lima lokasi ladang ganja yang luasnya mencapai 6 hektare lebih di pengunungan kawasan Peulimbang, Bireuen.

Di pegunungan kawasan Peulimbang ditemukan ladang ganja di lima titik yang diperkirakan luasnya 6 hektare.

Di lahan-lahan itu, ditemukan ukurang tanaman yang berbeda-beda.

Kasatresnarkoba, Ipda M Nazir SH MH mengatakan, jarak tempuh dari jalan nasional ke lokasi menggunakan roda 4 selama 2 jam dan jalan kaki sekitar 5 jam.

Lokasi sulit untuk dilewati dengan kendaraan, maka tim harus berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan lebih kurang 5 jam baru sampai ke lokasi ladang ganja.(*)

Baca: Penerimaan Anggota Polri di Aceh, Ini Total Pendaftar dan Ada Calon Bintara Dakwah Islam

Baca: Para Relawan yang Mandikan 47 Jenazah Korban Penembakan di Selandia Baru, 3 Hari Tidak Tidur

Baca: Bayi Kembar Ini Diberi Nama Prabowo dan Sandiaga, Orang Tuanya Idolakan Prabowo-Sandiaga

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved