Boat Nelayan Aceh Tamiang Meledak di Perairan Malaysia, Seorang Meninggal Dunia, Dua Selamat

Boat milik nelayan asal Aceh Tamiang dilaporkan mengalami kecelakaan di sekitar perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2018).

Boat Nelayan Aceh Tamiang Meledak di Perairan Malaysia, Seorang Meninggal Dunia, Dua Selamat
KOLASE SERAMBINEWS.COM/INFO KEMALANGAN & BENCANA MALAYSIA
Kolase foto boat nelayan Aceh Tamiang meledak di perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2019), dan foto korban meninggal serta dua orang yang selamat ketika dievakuasi oleh polisi Malaysia. 

Boat Nelayan Aceh Tamiang Meledak di Perairan Malaysia, Satu Orang Meninggal Dunia

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Boat milik nelayan asal Aceh Tamiang dilaporkan mengalami kecelakaan di sekitar perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2018).

Dari tiga awak boat tersebut, seorang di antaranya meninggal dunia.

Informasi tersebut disampaikan anggota DPRA, Nurzahri, yang menghubungi Serambinews.com, Senin (25/3/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

"Informasi yang kita terima, Kejadiannya di sekitaran perairan Penang hari Minggu kemarin, sekitar pukul 10.20 waktu Malaysia," kata Nurzahri.

Baca: Tampung Narkoba dari Malaysia, Pria Asal Lhoksukon Ini Ditangkap di Depok

Baca: TNI di Perbatasan Temukan Patok Batas Wilayah Indonesia dan Malaysia Bergeser 1 Km, Ini Faktanya

Baca: Empat Warga Aceh Timur Dihukum Mati, atas Kasus Penyelundupan 50 Kg Sabu dari Malaysia

Kecelakaan boat tersebut, kata Nurzahri, disebabkan ledakan pada mesin boat.

Ledakan mesin menyebabkan boat hancur berkeping-keping.

Boat nelayan Aceh Tamiang meledak dan hancur saat berada di perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2019).
Boat nelayan Aceh Tamiang meledak dan hancur saat berada di perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2019). (INFO KEMALANGAN & BENCANA MALAYSIA)
Boat nelayan Aceh Tamiang meledak dan hancur saat berada di perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2019).
Boat nelayan Aceh Tamiang meledak dan hancur saat berada di perairan Penang, Malaysia, Minggu (24/3/2019). (INFO KEMALANGAN & BENCANA MALAYSIA)

Beruntung, tak lama setelah kejadian, awak boat diselamatkan oleh polisi air Malaysia.

Namun akibat ledakan tersebut, seorang awak boat bernama Firman Amiruddin (23), meninggal dunia.

Sedangkan dua orang lagi, Ibrahim Ismail (59) dan Sopian Muhammad (49) selamat tanpa mengalami cidera.

"Saya kenal dekat korban. Dia warga Gampong Ujong Tanjong, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang," ujar Ketua Komisi II DPRA ini.

"Saya doakan keluarga tabah menghadapi cobaan ini," tambahnya.

Baca: Tak Mampu Lunasi Biaya Operasi di Malaysia, Bayi Warga Aceh Utara yang Baru Dilahirkan Jadi Jaminan

Baca: Haji Uma Ungkap 12 TKI Aceh Terjebak dan Dipekerjakan tak Manusiawi di Malaysia, Ini Identitasnya

Baca: Sembilan Tahun Berjuang demi Empat Anaknya, Janda asal Aceh Utara Ini Meninggal di Malaysia

Saat ini, sebut Nurzahri, jenazah korban dan dua nelayan lainnya yang selamat sudah berada di rumah sakit Penang (Hospital Pulau Pinang/HPP).

Nurzahri berharap Pemerintah Aceh bisa membantu pemulangan jenazah dan kedua nelayan lainnya.

Ia juga meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh agar sering melakukan pendampingan kepada nelayan.

"Banyak kecelakaan terjadi karena masalah mesin, jadi DKP harus sering-sering turun mendampingi dan mengedukasi nelayan," harap Nurzahri.(*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved