Kunjungi Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Jaksa Agung Disuguhi Apam dan Mi Aceh

Dalam kunjungan tersebut, Jaksa Agung, berpesan kepada siswa untuk menjaga dan mempertahankam persatuan NKRI.

Kunjungi Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Jaksa Agung Disuguhi Apam dan Mi Aceh
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Muhammad Prasetyo, didampingi Sekda Pidie, Muliyadi SPd MM juga berbicara dengan siswa Sukma Bangsa Pidie, Senin (25/3/2019) saat berkunjung di sekolah tersebut di Gampong Pineung, Kecamatan Indrajaya. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM,SIGLI - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo bersama rombongan mengunjungi sekolah Sukma Bangsa Pidie, Senin (25/3/2019) di Gampong Pineung, Kecamatan Indrajaya.

Dalam rombongan tersebut, ikut hadir Kajati Aceh Irdam SH MH, Ketua Yayasan Sukma Lestari Moerdijat, Sekda Pidie Muliyadi SPd MM dan Kajari Pidie Efendi SH MH.

Pantauan Serambinews.com, Senin (24/3/2019), Jaksa Agung bersama rombongan disambut gemuruh suara rapai dari grup Sukma Bangsa Pidie.

Tak hanya itu, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, dibawa dua pengantin cilik untuk memasuki ruangan acara.

Baca: Tim Kuasa Hukum Irwandi Bingung, Jaksa KPK Hingga Kini belum Hadir dalam Sidang Pembacaan Tuntutan

Baca: Sejarah Hari Ini, Raja Faisal dari Arab Saudi Dibunuh Keponakan, Pelaku Dipenggal dengan Pedang Emas

Baca: Anies Baswedan Tulis Surat Terbuka untuk Para Pekerja MRT, Fahri Hamzah: Luar Biasa Pak Gubernur

Rombongan Jaksa Agung disuguhi dengan apam, mi aceh, canai dan buah-buahan.

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dalam sambutannya, antara lain mengatakan, dirinya sudah dua kali mengunjungi Sukma Bangsa Pidie.

Dalam kunjungan tersebut, Jaksa Agung, berpesan kepada siswa untuk menjaga dan mempertahankam persatuan NKRI.

Lagu Indonesia Raya, sebut Muhammad Prasetyo, mengandung pesan mendalam bagi bangsa ini dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pesan tersebut antara lain, janji, ikrar dan sumpah sebagai Bangsa Indonesia.

Ia mengatakan saat ini Sukma Bangsa Pidie, menampung 28 siswa Mindanao Filipina yang menimba ilmu.

"Siswa Mindanao Filipina adalah saudara kita, meski mereka dari negara lain. Tapi, kita harus menjaga ukhuwah dengan mereka," kata Muhammad Prasetyo.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved