Sempat Ditutup Sebulan, Ruas Jalan Takengon-Isak Kembali Dibuka

Namun akses lalu lintas sudah kembali normal, meskipun proses pengerjaan ruas jalan masih tetap berlangsung sampai dengan saat ini.

Sempat Ditutup Sebulan, Ruas Jalan Takengon-Isak Kembali Dibuka
Warga terpaksa berjalan kaki menembus ruas Jalan Takengon-Nagan Raya, tepatnya di kawasan Kilometer 10, Tanoh Depet, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (21/10). Jalan itu, tertimbun tanah longsor sejak Selasa (20/10) malam, sekira pukul 21.30 WIB. 

Laporan Mahyadi I Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Ruas jalan nasional Takengon-Isak di Kabupaten Aceh Tengah yang sempat ditutup selama sebulan, telah dibuka kembali untuk akses masyarakat.

Jalan utama penghubung antara Aceh Tengah dengan Kabupaten Gayo Lues ini, sebelumnya ditutup total sejak 10 Pebruari hingga 13 Maret 2019 karena adanya perbaikan.

Namun akses lalu lintas sudah kembali normal, meskipun proses pengerjaan ruas jalan masih tetap berlangsung sampai dengan saat ini.

“Penutupan total ruas jalan itu, sesuai target izin yang diberikan kepada pihak pelaksana yaitu selama sebulan,” kata Kadis Perhubungan Aceh Tengah, Jauhari kepada Serambinews.com, Senin (25/3/2019).

Baca: Wajah Hitam Pria Ini Berubah Putih Berkat Air Bekas Cucian Beras, Ini 5 Manfaat Air Cucian Beras

Baca: Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng Resmikan DEnergy Cafe di SPBU Lamsayeun Aceh Besar

Baca: Hari Ini Menteri Perdagangan dan Jaksa Agung Berkunjung ke Pidie, Berikut Agendanya

Menurut Jauhari, perkembangan perbaikan ruas jalan Takengon-Isak, sudah memasuki proses pengaspalan serta penyelesaian pemasangan turap di sisi badan jalan, sehingga diperkirakan dalam waktu tidak terlalu lama akses lalu lintas bisa kembali lancar.

“Kalau kami melihat dari aktifitas kendaraan. Tentu, dengan cepatnya rampung perbaikan jalan, akses lalu lintas akan lancar,” tambahnya.

Disisi lain, Jauhari, mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang hendak menuju Isak, Kecamatan Linge, serta sebaliknya agar tetap berhati-hati melintas di kawasan yang masih adanya aktifitas pengerjaan jalan.

“Ketika melintas di area pengerjaan, harap bersabar dan tidak tergesa-gesa karena kondisi badan jalan belum rampung semua,” harapnya.

Sebelumnya, ruas jalan yang ditutup total mulai dari Kampung Pedekok, Kecamatan Pegasing, sampai dengan Kampung Isak, Kecamatan Linge.

Penutupan tersebut, terpaksa dilakukan karena adanya penggalian badan jalan sepanjang 500 meter dengan kedalaman sekita empat meter di kawasan Bur Lintang.

Alhasil, akses warga selam sebulan sempat dialihkan ke sejumlah jalur alternatif. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved