Banjir Terjang Aceh Selatan

Hujan lebat yang mengguyur Aceh Selatan pada Minggu (24/3) malam, telah berdampak terjadinya banjir

Banjir Terjang Aceh Selatan
IST
PENGENDARA sepeda motor menerobos jalanan pedesaan yang terendam banjir di Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, Minggu (24/3) sore. 

* 16 Desa dan Puluhan Hektare Tanaman Jagung Terendam

TAPAKTUAN - Hujan lebat yang mengguyur Aceh Selatan pada Minggu (24/3) malam, telah berdampak terjadinya banjir di beberapa kecamatan dalam kabupaten itu. Eksesnya, selain menggenangi permukiman penduduk di 16 desa dalam empat kecamatan, banjir kali ini juga turut merendam ratusan hektare lahan pertanian.

Keuchik Ujong Gunong Cut, Kecamatan Kota Bahagia, Aceh Selatan, Abdul Rahman kepada Serambi, Senin (25/3), melaporkan, bahwa hujan yang terjadi Minggu malam, telah menyebabkan permukiman penduduk tergenang banjir. Bukan cuma itu, bebernya, terjangan banjir juga turut merendam ratusan lahan pertanian warga yang telah ditanami jagung. “Walaupun banjirnya cepat surut, namun puluhan hektare tanaman warga ikut terendam,” kata Abdul Rahman.

Ia menyebutkan, lahan tanaman jagung yang direndam banjir terdapat di beberapa gampong dalam Kecamatan Kota Bahagia. Di antaranya adalah, Desa Buket Gadeng, Beutong, Rambong, Ujung Gunung Cut, Ujung Gunung Rayeuk, dan Desa Gampong Drien. “Ada juga sebagian kecil di desa lainnya. Karena terendam banjir, kini semua tanaman jagung itu terancam gagal panen,” ucapnya.

Sementara itu, sesuai laporan sementara yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SAR Aceh Selatan, ada empat kecamatan di kabupaten itu yang dikepung banjir pada Minggu (24/3) malam. Masing-masing adalah, Kecamatan Pasie Raja, Tapaktuan, Kluet Timur, dan Kecamatan Kota Bahagia.

“Banjir yang melanda 16 Gampong dalam empat kecamatan tersebut telah mengakibatkan genangan air dan lumpur di rumah warga. Selain itu, juga terjadi longsor di dua titik sehingga mengakibatkan akses jalan lintas Tapaktuan-Medan sempat terhambat,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri.

Berdasar informasi yang diterima Serambi, banjir yang menerjang 16 desa di empat kecamatan tersebut sudah surut pada Senin (25/3) pagi. Alhasil, warga pun mulai membersihkan rumah mereka yang dipenuhi lumpur dan sampah banjir lainnya.

Lukman, warga Kecamatan Kota Bahagia menyatakan, berharap Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan segera mencari solusi tepat agar banjir yang melanda desa itu bisa cepat teratasi. Sebab, ungkapnya, warga sudah banyak mengalami kerugian karena saban tahun banjir selalu terjadi di kawasan tersebut.(tz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved