Gubernur Prioritaskan Pembangunan Kawasan Terpencil

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menyatakan, bahwa Pemerintah Aceh akan melakukan

Gubernur Prioritaskan Pembangunan Kawasan Terpencil
IST
PLT Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT saat melakukan kunjungan ke kawasan pedalaman di Aceh Tengah, akhir tahun lalu. 

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menyatakan, bahwa Pemerintah Aceh akan melakukan pembangunan secara merata, termasuk di daerah terpencil. Pembangunan secara merata menjadi prioritas utama sasaran ‘Program Aceh Hebat’, terutama di bidang insfrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan akses ekonomi masyarakat.

“Paling lambat pada tahun 2021, permintaan masyarakat (melalui kepala desa) akan dipenuhi secara bertahap. Kita fokus pada pembangunan jalan dan fasilitas kesehatan,” ungkap Nova seusai meresmikan Gedung SDN 4 Beutong, Desa Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, akhir tahun 2018 lalu.

Hal serupa juga disampaikan Plt Gubenrnur ketika meninjau penyelesaian pembangunan jalan di Ulee Jalan, Nagan Raya. Nova menekankan, agar pembangunan tidak disesuaikan dengan kemauan, melainkan harus sesuai kebutuhan untuk kemaslahatan masyarakat.

“Kita perlu membangun jalan berdasarkan apa yang dibutuhkan, bukan apa yang kita mau. Yang paling penting adalah geliat ekonominya,” tukas Nova.

Seperti diketahui, pada akhir tahun lalu, Plt Gubernur menjelajah ke Desa Tanjung Pamar (Pameue), kawasan paling terisolir di Dataran Tinggi Gayo. Di sana, dia mengunjungi sejumlah sekolah untuk melihat langsung penyelenggaraan pendidikan di daerah itu. Nova ingin memastikan jalannya pembangunan insfrastruktur di sana. Sebelumnya, ia juga masuk ke Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, khususnya kawasan Krueng Isep, yang selama ini sangat jauh tertinggal.

Perjalanan demi perjalanan yang ditempuh Plt Gubernur Aceh itu sejalan dengan program pemerintah pusat lewat kegiatan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari kementerian Sosial Republik Indonesia. KAT adalah sekumpulan orang dalam jumlah tertentu yang terikat oleh kesatuan geografis, ekonomi, dan/atau sosial budaya, dan miskin, terpencil, dan/atau rentan sosial ekonomi. Program KAT dilakukan dalam rangka pemberdayaan sosial. Tujuannya adalah menjadikan warga negara yang mengalami masalah sosial agar berdaya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.(diskominfosa/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved