Jalan Cot Keumeunyan Abdya belum Diperlebar, Pengendara Mengeluh

Kendaraan roda empat jenis minibus dari dua arah harus antre di lokasi, kalau tidak mau terperosok ke dalam saluran irigasi.

Jalan Cot Keumeunyan Abdya belum Diperlebar, Pengendara Mengeluh
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Pengendara sempor dan sejumlah siswa melintasi Jalan Cot Keumeunyan, Gampong Geulumpang Payong, Blangpidie, Abdya, Selasa (26/3/2019). Jalur tersebut sangat sempit karena lebar badan jalan hanya sekitar 3 meter, kemudian diapit saluran irigasi dan pagar beton bangunan penginapan sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Pengendara sepeda motor (sepmor) dan kendaraan roda empat mengeluh ketika melintasi Jalan Cot Keumeunyan, Gampong Geulumpang Payong menuju Gampong Mata Ie, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Pasalnya, lebar badan jalan masuk dan keluar dari Jalan Iskandar Muda (Jalan Nasional) sangat sempit.

Kendaraan roda empat jenis minibus dari dua arah harus antre di lokasi, kalau tidak mau terperosok ke dalam saluran irigasi.

Baca: Petani Apes Ini Kehilangan Sepmor dan Empat Ponsel saat Bekerja di Kebun

Lebar badan jalan di lokasi hanya sekitar 3 meter dan panjang sekitar 50 meter diapit saluran Irigasi Teknis Krueng Susoh/Kuta Tinggi dan pagar beton, Penginapan Harisqi.

“Warga sudah berulang kali minta Pemkab Abdya memperlebar badan yang sangat sempit dengan cara membebaskan pangar beton milik penginapan, namun belum ada realisasi hingga saat ini,” kata Marzuan, salah seorang warga kepada Serambinews.com, Selasa (26/3/2019).

Awalnya Jalan Cot  Keumeunyan tersebut adalah jalan inspeksi Irigasi Krueng Susoh yang tembus menuju lokasi bendungan irigasi di Gampong Babah Lueng (pemekaran dari Gampong Kuta Tinggi).

Baca: Ini Keenam Kalinya, Pembacaan Tuntutan Ibrahim Hongkong Ditunda

Dalam perkembangannya, jalan tersebut ditingkat dengan lapisan aspal.

Lalu, ditambalkan nama Jalan Cot Keumeunyan melewati kawasan Gampong Geulumpang Payong, Mata Ie dan Babah Lueng.

Belakangan ini jalur Cot Keumeunyan semakin sibuk, bukan saja dilintasi sepmor, roda empat, tidak terkecuali damtruk yang mengangkut bahan galian C.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved