Rakor Kesiapan Pemilu di Kantor Gubernur Aceh, Dirjen Politik Hingga Komisioner KPU Hadir

Rakor tersebut dimulai sekira pukul 10.20 WIB yang dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Rakor Kesiapan Pemilu di Kantor Gubernur Aceh, Dirjen Politik Hingga Komisioner KPU Hadir
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Sudarmo memasuki ruangan aula serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (26/3/2019). SUBUR DANI 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh bersama semua stakeholder di Aceh, bupati/wali kota, dan seluruh stakeholder, termasuk penyelenggara pemilu, KIP dan Panwaslih Aceh juga kabupaten/kota menggelar rapar koordinasi di aula serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (26/3/2019).

Pantauan Serambinews.com, rakor tersebut dimulai sekira pukul 10.20 WIB yang dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Selain bupati/wakil bupati dan seluruh stakeholder dan penyelenggara Pemilu 2019 di Aceh, rakor tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Sudarmo, dan Komisioner KPU RI, Ilham Saputra.

Sudarmo sendiri masuk ke dalam aula serbaguna bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan tamu undangan lainnya.

Nova tampak mengenakan seragam kebesaran Satpol PP dan WH Aceh setelah menjadi irup hari jadi Satpol PP dan WH Aceh di halaman Kantor Gubernur Aceh.

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra masuk belakangan dan langsung mengambil tempat di depan bersama Nova, Sudarmo, Plt Sekda Aceh, dan Kajati Aceh.

Baca: KPU Coret 11 Parpol Peserta Pemilu, 9 di Antaranya di Aceh

Baca: Mengapa WNA Bisa Mendapatkan E-KTP? Ini Penjelasan Kemendagri dan Kemenkumham

Nova dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan rakor kesiapan Pemilu 2019 di Aceh, merupakan salah satu tindaklanjut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang menegaskan bahwa untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Yang menjadi keutamaan dalam rakor ini adalah bagaimana membangun penyamaan persepsi dan koordinasi efektif bersama untuk sinergitas dalam melahirkan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan demokratis," kata Nova.

Dengan pemilu yang aman, damai dan demokratis, katanya, diharapkan dapat menghindari dari terjadinya transaksi politik atau politik uang, karena hal ini dapat menimbulkan persepsi buruk bagi masyarakat.

Rakor tersebut dijadwalkan akan berlangsung hingga sore hari. Sudarmo dan Ilham Saputra didapuk sebagai pembicara dalam rakor tersebut. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved