Setelah Menuntut Irwandi 10 Tahun, KPK Kembali Minta Mantan Elite GAM Ayah Merin Menyerahkan Diri

KPK meminta Ayah Merin segera menyerahkan diri, karena hingga saat ini, kasus suap dan gratifikasi yang membelit Irwandi Yusuf masih terus bergulir di

Setelah Menuntut Irwandi 10 Tahun, KPK Kembali Minta Mantan Elite GAM Ayah Merin Menyerahkan Diri
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Mantan elite GAM Ayah Merin 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pascapembacaan tuntutan terhadap gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meminta Izil Azhar alias Ayah Merin untuk menyerahkan diri.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, KPK menetapkan Ayah Merin sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi proyek pembangunan dermaga Sabang tahun 2006-2011 bersama Gubernur Aceh periode 2007-2012 Irwandi Yusuf.

Diberitakan Serambi beberapa waktu lalu, dalam kasus gratifikasi itu, Irwandi Yusuf bersama Ayah Merin didakwa menerima gratifikasi Rp 32,45 miliar.

Kasus itu terjadi selama Irwandi menjabat sebagai Gubernur Aceh periode 2007-2012.

Baca: Aksi Mahasiswa STAIN Meulaboh Berlanjut ke Penyegelan Kampus, Tuntut Ketua Mundur

Baca: Aksi Mahasiswa STAIN Meulaboh Berlanjut ke Penyegelan Kampus, Tuntut Ketua Mundur

Baca: Aksi Mahasiswa STAIN Meulaboh Berlanjut ke Penyegelan Kampus, Tuntut Ketua Mundur

 

Selama ini, KPK juga telah beberapa kali memanggil Ayah Merin untuk dimintai keterangan, namun Ayah Merin tak kunjung hadir ke KPK.

Bahkan, KPK telah memasukkan nama mantan elite GAM, Ayah Merin dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Rabu 25 Desember tahun lalu.

Menurut Juru Bicara KPK, hingga saat ini, Ayah Merin masih berstatus DPO KPK.

"Ya masih. Akan lebih baik bagi Izil Azhar (Ayah Merin) untuk menyerahkan diri," kata Febri Diansyah menjawab Serambinews.com melalui Whatsapp, Selasa (26/3/2019).

Baca: Jadi Buronan KPK, Polda Aceh Buru Mantan Panglima GAM Sabang Ayah Merin

Baca: Polda Bantu KPK Cari Ayah Merin

Baca: Diduga Terlibat Korupsi, Mantan Panglima GAM Sabang Izil Azhar Alias Ayah Merin Jadi Buron KPK

KPK meminta Ayah Merin segera menyerahkan diri, karena hingga saat ini, kasus suap dan gratifikasi yang membelit Irwandi Yusuf masih terus bergulir di meja hijau.

"Apalagi kasus yang melibatkan Irwandi Yusuf terus berjalan, bahkan sebentar lagi akan diputus (di pengadilan)," tandas Febri Diansyah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/3/2019).

Jaksa menilai Irwandi terbukti menerima suap dalam kasus pengelolaan dana otonomi khusus (otsus) Aceh 2018 dan kasus gratifikasi.

Selain dituntut 10 tahun penjara, jaksa juga menuntut Irwandi agar dicabut hak politiknya selama lima tahun.

Tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, yang dikoordinir Ali Fikri, dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/3/2019) malam.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved