Jokowi Janji Perjuangkan Otsus

Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo, berjanji akan memperjuangkan perpanjangan jatah Dana Otonomi Khusus

Jokowi Janji Perjuangkan Otsus
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
CALON Presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo mengisi kampanye terbuka di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Selasa (26/03). Saat memasuki pintu gerbang hotel, langsung disambut dengan shalawat badar. 

* Juga Singgung KEK Arun dan Jalan Tol

LHOKSEUMAWE - Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo, berjanji akan memperjuangkan perpanjangan jatah Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Aceh (yang berakhir tahun 2027) saat mengisi kampanye terbuka di Hotel Lido Graha Kota Lhokseumawe, Selasa (26/3) siang. Ia juga memaparkan tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dan prospek jalan tol Aceh-Lampung.

Jokowi yang datang bersama istri, Iriana, awalnya menjelaskan kenapa dia begitu dekat dengan Aceh. Karena, seusai kuliah di UGM Yogyakarta dulu, ia langsung bekerja di Lhokseumawe sekitar tujuh bulan. Selanjutnya pindah ke Bener Meriah sekitar 2,5 tahun lebih. “Jadi, saya pastikan tetap ingin memajukan Aceh,” kata Jokowi disambut tepuk tangan para pendukungnya.

Lalu Jokowi menambahkan, dia memastikan akan memperjuangkan untuk memperpanjang jatah dana otonomi khusus bagi Aceh, demi kemajuan pembangunan di Aceh. Jatah DOKA untuk Aceh lamanya 20 tahun sejak 2007 yang besarnya 2% dari Dana Alokasi Umum Nasional. Tapi terhitung 2023-2027 jatah DOKA dikurangi dari 2% menjadi 1%. Setelah itu, berakhir. Perpanjangan jatah DOKA inilah yang dijanjikan Jokowi akan diperjuangkannya jika terpilih lagi sebagai Presiden RI.

Disebutkan juga, dalam kapasitasnya sebagai presiden, Jokowi telah meneken surat keputusan penetapan KEK Arun meskipun di lapangan saat ini masih terus perlu perbaikan. Dengan hadirnya KEK, tentunya akan menciptakan lapangan kerja yang sangat besar bagi masyarakat.

Untuk tol, menurut Jokowi, masyarakat Aceh sangat mendukung lahirnya tol Aceh-Lampung. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan pembangunan jalan tol di Aceh, sangatlah cepat. Saat ini saja sudah 21 kilometer dilakukan pembebasan dan pembersihan lahan. Sedangkan bila tol nantinya berfungsi, tentunya akan mempermudah jalur transportasi.

Jokowi juga menyinggung tentang programnya untuk memajukan pondok pesantren. Dia memastikan segera mendorong undang-undang pondok pasantren cepat selesai sehingga dana APBN dan APBK bisa dialokasikan untuk pondok pasantren secara maksimal.

Di samping itu Jokowi juga telah menciptakan beberapa program untuk meningkatkan SDM di pasantren, seperti membangun balai latihan kerja (BLK).

Di akhir kampanyenya, Jokowi juga memamerkan tiga kartu untuk dibagikan kepada masyarakat miskin, yakni Kartu Indonesia Pintar Kuliah bagi anak-anak kurang mampu. Dengan kartu itu nantinya tetap bisa kuliah baik di dalam maupun di luar negeri. Berikutnya, kartu Prakerja yang akan dibagikan kepada tamatan SMA sederajat dan akademi yang belum mendapatkan pekerjaan. Pemegang kartu tersebut akan mengikuti pelatihan di kementerian, BUMN, maupun perusahaan swasta. Dengan harapan, seusai pelatihan bisa langsung bekerja. Bila pun belum bekerja, maka pemegang kartu tersebut akan mendapat honorarium. Terakhir, Kartu Sembako. Masyarakat miskin yang memegang kartu tersebut akan bisa membeli sembako dengan harga yang didiskon khusus.

Pantauan Serambi, para pendukung capres-cawapres nomor urut 01 ini sudah mulai memenuhi halaman dan ruang dalam Hotel Lido Graha sejak pukul 09.00 WIB. Sedangkan Jokowi baru tiba di Bandara Malikussaleh sekitar pukul 10.50 WIB dan langsung menuju Hotel Lido Graha. Sesampai di gerbang hotel, Jokowi melewati pagar betis yang dibuat oleh para relawan. Selain menyempatkan diri untuk bersalaman, Jokowi juga memberi peluang kepada sejumlah pendukungnya untuk selfi.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved