Penganiaya Remaja Hingga Meninggal Karena Kedapatan Mencuri Kopi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Korban diduga dipukul menggunakan popor senapan angin yang dibawa tersangka atau pemilik kebun kopi yang dicuri

Penganiaya Remaja Hingga Meninggal Karena Kedapatan Mencuri Kopi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi 

Penganiaya Remaja Hingga Tewas Karena Kedapatan Mencuri Kopi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Terbunuhnya remaja berusia 16 tahun berinisial DA, karena kedapatan melakukan aksi pencurian dengan luka dibagian kepala akibat pukulan benda tumpul, di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (27/3/2019) kemarin.

Kasus ini kini memasuki tahapan baru.

Pihak kepolisian setempat telah menetapkan pemilik kopi yang dicuri remaja tersebut berinisial S (35)  sebagai tersangka.

Baca: Hingga Hari Ini, Gaji Aparatur 90 Gampong di Banda Aceh Masih belum Cair, Ini Penyebabnya

Karena diduga melakukan aksi penganiayaan hingga terbunuhnya manusia.

Diketahui, remaja yang masih dibawah umur tersebut, meninggal di lokasi pencurian, dengan mengalami luka dibagian pelepis kepala.

Korban diduga dipukul menggunakan popor senapan angin yang dibawa tersangka atau pemilik kebun kopi yang dicuri.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasatresrim, Iptu Wijaya Yudi, kepada Serambinews.com mengatakan, penetapan status menjadi tersangka tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara.

Baca: FOTO-FOTO : Demo Tolak Tambang PT EMM, Mahasiswa Boyong Cangkul Ke Kantor Gubernur Aceh

"Iya hari ini kita terbitkan surat penahanannya," ujar Kasatreskrim Polres Bener Meriah ini.

Halaman
12
Penulis: Muslim Arsani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved