Mata Uang Lira Turki Terjun Bebas, Erdogan : 'Ini Ulah Amerika Serikat dan Barat'

Ia mengatakan pemerintah akan dengan cepat menerapkan reformasi struktural untuk mendorong perekonomian.

Mata Uang Lira Turki Terjun Bebas, Erdogan : 'Ini Ulah Amerika Serikat dan Barat'
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.(AFP/KAYHAN OZER) 

SERAMBINEWS.COM - Nilai mata uang Turki, lira, kembali turun tajam, melemah hampir 6% pada perdagangan hari Kamis (28/03).

Lira sejak beberapa waktu terakhir mengalami tekanan terkait dengan kekhawatiran terhadap cadangan devisa Turki.

Tahun lalu, nilai tukar lira terhadap dolar Amerika melemah hampir 30%.

Baca: Besok Pagi, Pemko Sabang Gelar Opening Ceremony Festival Khanduri Laot

Penurunan terbaru terjadi ketika Turki akan menggelar pemilu lokal pada hari Minggu (31/03).

Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh Amerika Serikat dan negara-negara Barat sebagai penyebab melemahnya nilai tukar lira.

Ia mengatakan lira "dilemahkan untuk menggoyang stabilitas Turki".

"Kita harus mendisiplinkan spekulan di pasar. Mereka sekarang tak bisa menemukan lira ... keadaan bisa kita balikkan. Jika (aksi spekukan) ini bisa kita tekan, lira akan stabil dan dolar akan melemah," kata Presiden Erdogan.

Ia mengatakan untuk mengatasi melemahnya lira, suku bunga harus dipangkas sehingga inflasi bisa turun, usulan yang banyak ditentang oleh ekonom.

Baca: Foto dan Video Prosesi Pemakaman Hj Dian Al Mahri Pendiri Masjid Kubah Emas Depok

"Persoalan utamanya adalah soal suku bunga. Saya kan juga ekonom," kata Erdogan.

Saat berpidato di depan pendukungnya di Ankara, Erdogan menegaskan, "Saya yang bertanggung jawab atas masalah ekonomi."

"Siapa yang memimpin negara sekarang? (Jawabannya) adalah Tayyip Erdogan bersama 14 menteri," katanya.

Jajak pendapat menunjukkan, partai yang ia pimpin, AK, bisa kalah suara di Ankara dan mungkin juga di Istanbul. Sebelum menjadi presiden, Erdogan pernah menjadi wali kota di Istanbul.

Baca: Debat Keempat Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Live di Metro TV, Indosiar, SCTV, Ini Jadwalnya

Beberapa pihak mengatakan, kekalahan di dua kota ini akan menjadi pukulan telak bagi Erdogan, figur di balik keperkasaan perekonomian Turki selama bertahun-tahun.

Ia mengatakan pemerintah akan dengan cepat menerapkan reformasi struktural untuk mendorong perekonomian.

Artikel ini tayang pada BBC Indonesia dengan judul : Lira, mata uang Turki terjun bebas, Erdogan sebut 'ini ulah Amerika Serikat dan Barat'

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved