Video Detik-detik Penangkapan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Kondisinya Babak Belur

Seperti diketahui, pelaku pembunuhan dan perkosaan calon pendeta Melinda Zidemi akhirnya diringkus petugas.

Video Detik-detik Penangkapan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Kondisinya Babak Belur
Kolase Tribun Video
Nang dan Han, dua pelaku pembunuhan dan perkosaan calon pendeta Melinda Zidemi di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 

SERAMBINEWS.COM - Video viral detik-detik penangkapan terduga pembunuh calon pendeta Melida Zidemi di kawasan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, beredar di beberapa akun YouTube, Jumat pagi 29 Maret 2019.

Dalam video yang dilansir akun YouTube Forum Batak Channel tampak penangkapan dramatis terduga pembunuh dan pemerkosa calon pendeta Melinda Zidemi di sebuah lahan perkebunan.

Di bagian gambar lain, tampak terduga pembunuh calon pendeta Melinda Zidemi tergeletak di ranjang rumah sakit dengan kondisi tubuh babak belur dan wajah bengap.

Seperti diketahui, pelaku pembunuhan dan perkosaan calon pendeta Melinda Zidemi akhirnya diringkus petugas.

Dua pelaku yakni bernama Nang dan Han ditangkap pada Rabu (27/3/2019) malam.

Baca: Dibantu Haji Uma, Pasien Miskin dari Aceh Timur yang Alami Pembekuan Darah di Kepala Akhirnya Pulang

Baca: Ibu Pembunuh Anak Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Baca: Beri Kenyamanan Keluarga Pasien, Puskesmas Kota Juang Sediakan Arena Permainan Anak

Baca: Air Deras Keluar dari Puncak Gunung Galunggung, Ini Penjelasan dari BPBD Tasikmalaya

Bukti baru pembunuhan calon pendeta, Melinda Zidemi. (TribunStyle.com Kolase/Facebook)

Kedua pelaku pembunuhan dan perkosaan Melinda Zidemi adalah pekerja perkebunan PT PSM yang berada di Dusun Sungai Baung, Desa Bukit Baru Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), lokasi ditemukannya jasad korban.

Baik Melinda Zidemi maupun kedua pelaku sama-sama tinggal di perumahan pekerja Perkebunan PT PSM tersebut.

Dikutip dari Tribun Sumsel, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, motif awal memang karena pelaku menaruh dendam terhadap korban.

"Untuk dendamnya, diduga karena asmara. Untuk pastinya tunggu besok, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan," ujar Supriadi.

Baca: KPK Sita Dana Serangan Fajar Rp 8 M dari Kantor Anggota DPR: Ada 400 Ribu Amplop di Lemari Besi

Baca: NASA Akan Bayar Rp263 Juta untuk Orang yang Mau Bermalas-malasan di Tempat Tidur

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved