Cerita Korban Selamat dari Kebakaran di Geunteng Timur Pidie: Mak Api, Api

Tiba-tiba dari dalam rumah, Alfin yang sedang memakai pakaian seragam berteriak. "Mak api...api," kisah Mariani.

Cerita Korban Selamat dari Kebakaran di Geunteng Timur Pidie: Mak Api, Api
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Kondisi rumah milik Nasir di Gampong Geunteng Timur, Kecamatan Batee, Pidie yang musnah terbakar, Sabtu (30/3/2019) pukul 08.00 WIB. 

Laporan Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Peristiwa kebakaran satu rumah di Gampong Geunteng Timur, Kecamatan Batee, Pidie pukul 08.00 WIB, Sabtu (30/3/2019) menyisakan trauma bagi Nasir (45) dan istrinya Mariani Johan (35).

"Kami masih trauma, tak ada barang berhasil selamat kecuali satu honda vario. Yang lain dari pakaian, televisi, piring, surat BPJS bahkan kartu PKH semua hangus jadi arang," kisah Mariani dengan berlinang air mata mengaku belum tahu tinggal di mana pascamusibah.

Ihwal kejadian itu, ia mengaku sedang masak air untuk membuat sarapan pagi.

Ia memiliki dua anak pertama Alfin (7) kelas 1 SD dan si kecil Aqifa Naila (3).

Di saat sedang masak air, tiba-tiba anaknya Aqifa menangis di luar rumah.

Lalu ia pergi keluar melihat anaknya. Sedang suami sedang memberi makan ternak di belakang rumah berjarak sekira 6 meter.

Tiba-tiba dari dalam rumah, Alfin yang sedang memakai pakaian seragam berteriak. "Mak api...api," kisah Mariani.

Baca: BREAKING NEWS - Tabung Gas Meledak, Satu Rumah Musnah Terbakar

Sehingga dalam sekejap itu api membubung, Alfin berhasil selamat berlari ke luar rumah dengan cara ia berlari sebelum api menguasai bagian depan rumah.

Penyebab kebakaran karena meledak tabung gas ukuran 3 Kg karena selang bocor.

Amatan Serambinews.com kondisi rumah rata hangus terbakar.

Api padam 15 menit setelah kejadian bantuan masyarakat membantu memadam api dengan cara menyiram beramai-ramai.(*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved