Derita Penyakit Kulit, Muhammad Butuh Bantuan

Muhammad Al Amin (13) adalah bocah yatim Desa Gampong Baroe, Kota Juang, yang menderita penyakit kulit di sekujur tubuhnya sejak balita

Derita Penyakit Kulit, Muhammad Butuh Bantuan
SERAMBI/FERIZAL HASAN
Muhammad Al Amin (13), bocah Yatim, asal Dusun Adil Desa Gampong Baroe, Kota Juang, Bireuen, menderita penyakit kulit sejak balita, kini butuh perhatian untuk biaya berobat, Jumat (28/3/2019). SERAMBI/FERIZAL HASAN 

BIREUEN - Muhammad Al Amin (13) adalah bocah yatim Desa Gampong Baroe, Kota Juang, yang menderita penyakit kulit di sekujur tubuhnya sejak balita. Bocah malang tersebut kini hanya bisa terbaring dan merintih kesakitan di rumah sederhana peninggalan almarhum ayahnya.

Putra bungsu dari tujuh bersaudara ini tercatat sebagai murid kelas VI SDN 9 Bireuen.

“Saat ini penyakit kulit yang diderita Muhammad Amin semakin parah, kendati sudah berobat ke rumah sakit dan sejumlah dokter,” ujar Rasyidah, ibu kandung Muhammad Amin, kepada Serambi, Jumat (29/3). Dikatakan, berdasarkan keterangan dokter, putranya itu menderita penyakit epidermis bullosa. “Tapi karena kami tak memiliki biaya, sehingga kondisi putra saya belum bisa terobati. Ayahnya sudah lama meninggal,” ujar Rasyidah dengan mata berkaca-kaca.

Rasyidah menambahkan, selama ini Muhammad Amin merintih kesakitan dan mengeluh dengan kondisi yang dideritanya. Setiap malam badannya gatal-gatal.

Memang biaya pengobatan ditanggung BPJS Kesehatan, namun kebutuhan lainnya seperti biaya transportasi dan makan minum selama pengobatan juga tidak sedikit. Apalagi penanganan penyakit bocah ini membutuhkan waktu yang lama. “Kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah maupun dermawan untuk membantu membawa putra kami berobat ke dokter spesialis kulit. Kami tidak ada biaya,” kata Rasyidah.

Terpisah, Kadiskes Bireuen, Dr Amir Addani MKes, mengatakan, pihaknya akan menyiapkan surat rujukan, ambulans, dan kebutuhan lain untuk membawa anak yatim itu berobat ke rumah sakit. “Selama ini ada petugas medis dari Puskesmas Kota Juang dan Dinkes yang menangani anak yatim itu dan tahu perkembangannya. Kita akan segera bawa ke rumah sakit dr Fauziah Bireuen,” ujar Amir.(c38)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved