Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Siti Zulaeha, Polisi Dalami Proyek Sertifikasi dan Jejak Percakapan

Kasus pembunuhan Siti Zulaeha oleh dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Wahyu Jayadi, kembali memasuki babak baru.

Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Siti Zulaeha, Polisi Dalami Proyek Sertifikasi dan Jejak Percakapan
Tribun Timur/Facebook Muh Darwis
Berikut ini kabar terbaru dosen UNM bunuh Siti Zulaeha. Polisi mendalami soal proyek sertifikasi dan jejak percapakan keduanya 

SERAMBINEWS.COM - Kasus pembunuhan Siti Zulaeha oleh dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Wahyu Jayadi, kembali memasuki babak baru.

Setelah tiga saksi yang merupakan staf UNM diperiksa, kini polisi mendalami soal proyek sertifikasi.

Selain proyek sertifikasi, polisi juga mendalami jejak percakapan antara Siti Zulaeha dan Wahyu Jayadi.

Sebelumnya saat diperiksa oleh pihak kepolisian, suami Siti Zulaeha, Sukri Tenri Gau, mengungkapkan, sang istri sering mengeluh kepadanya soal sikap pelaku.

Sukri Tenri Gau mengatakan, sang istri dan pelaku pernah terlibat dalam kepanitiaan proyek sertifikasi guru SMA di UNM.

Baca: Suami Ibu yang Dorong Anaknya dari Mobil Ternyata Juragan Emas, Begini Ungkapan Perasaannya

Baca: Pengamat Sebut Tol Aceh Bakal Sepi Saat Beroperasi

Wahyu Jayadi disebut kerap tidak puas dengan keuntungan yang diterima dalam pengadaan barang.

"Korban dan tersangka masuk dalam kepanitiaan kegiatan proyek di kampus UNM untuk sertifikasi guru-guru SMA," kata Kasubag Humas AKP M Tambunan, Rabu (27/3/2019) dikutip dari TribunTimur.com.

Korban disebut tertekan terhadap sikap Wahyu Jayadi.

"Korban sering curhat kepada suami tentang pengadaan barang dan tersangka tidak puas dengan keuntungan yang diterimanya," tandasnya.

Namun, ketiga saksi berinisial AD (55), MA (42), dan MB (55) mengaku tak mengetahui masalah proyek kepanitiaan sertifikasi guru yang dikerjakan pelaku dan korban.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved